Page 16 - In a Blue Moon
P. 16

”Aku	 tidak	 ingin	 merepotkannya.	 Kau	 cucuku,	 jadi	 aku
                  berhak	merepotkanmu.”
                    Lucas	tertawa.	”Entahlah,	Pop,”	katanya,	masih	pura-pura
                  enggan.	”Ramses	ramai	sekali	malam	ini.”

                    ”Lalu	 kenapa?”	 balas	 kakeknya.	 ”Ramses	 memang	 selalu
                  ramai.	 Aku	 yakin	 Jared	 bisa	 menangani	 semuanya	 dengan
                  sangat	baik.”
                    Saat	itu	laki-laki	yang	disebut-sebut	kakeknya	muncul	di
                  ambang	 pintu	 ruang	 kerja	 Lucas	 yang	 terbuka.	 Jared	 Newt
                  yang	bertubuh	ramping,	berkulit	pucat,	dan	berambut	pirang

                  ikal	adalah	manajer	Ramses.
                    ”Ya,	Jared	memang	bisa	diandalkan,”	Lucas	membenarkan,
                  membuat	Jared	mengangkat	alis	mendengar	namanya	disebut-

           14     sebut.	”Baiklah,	kau	menang.	Berikan	alamatnya	kepadaku.”
                    Setelah	 menutup	 telepon,	 ia	 mengangkat	 wajah	 menatap
                  Jared.	”Ada	apa?”
                    Jared	melangkah	masuk	dan	tersenyum	lebar.	”Kuharap	itu
                  tadi	salah	seorang	teman	Miranda	yang	ingin	berkenalan	de-
                  nganku.”
                    ”Sayang	sekali,	Sobat.	Itu	tadi	kakekku,”	sahut	Lucas.

                    ”Aduh.”	Jared	meringis.
                    ”Jadi	ada	apa?”	tanya	Lucas	lagi.
                    Jared	menggerakkan	ibu	jarinya	ke	arah	dapur.	”Ellie	lagi-
                  lagi	 bertingkah.	 Sebaiknya	 kau	 menenangkannya.	 Kalau	 ti-

                  dak,	 tamu-tamu	 kita	 akan	 terlambat	 mendapat	 hidangan
                  penutup.”
                    Lucas	 berdiri	 dan	 mulai	 melepaskan	 celemek	 biru	 gelap







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   14                      3/30/2015   10:43:08 AM
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21