Page 1010 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 1010

Bab 12 Gas dan Termodinamika




                                                1
                                           =     P   P  V  V  
                                                2   B    A   B   A

                                                1
                                           =     4 10  2 10 5 2 10  10  3 
                                                                        
                                                        5
                                                                         3
                                                2

                                           = - 100 J



                          Maka, kerja selama satu siklus adalah W = - Luas = 100 J




                          12.21 Mesin Kalor

                                   Dari  pembahasan  di  atas  tampak  bahwa  jika  gas  melakukan
                          proses satu siklus maka kerja total yang dihasilkan dapat berharga negatif.
                          Kerja  yang  berharga  negatif  menunjukkan  bahwa  gas  melakukan  kerja
                          pada  lingkungan.  Jika  siklus  proses  dapat  dilakukan  berulang-ulang
                          maka gas akan melakukan kerja terus-menerus pada lingkungan. Untuk
                          memanfaatkan  kerja  yang  dilakukan  oleh  gas  tersebut  orang  lalu
                          merancang mesin, yang dikenal dengan mesin kalor. Dalam mesin ini gas
                          diatur untuk melakukan siklus proses secara terus menerus. Kerja yang
                          dihasilkan gas digunakan untuk memutar mesin, yang kemudian dapat
                          diubah  ke  energi  bentuk  lain  seperti  energi  listrik,  menggerakkan  roda
                          kendaraan,  dan  lain-lain.  Contoh  mesin  kalor  adalah  mesin  kendaraan
                          bermotor, turbin, mesin jet, dan sebagainya.

                                   Agar gas dalam mesin kalor dapat melakukan proses siklus terus
                          menerus,  maka  gas  tersebut  perlu  menyerap  kalor.  Sebagian  kalor
                          digunakan  untuk  melakukan  kerja  (menggerakkan  mesin)  dan  sisanya
                          dibuang. Contohnya, dalam mesin kendaraan, kalor diserap dari proses
                          pembakaran  bahan  bakar  dan  sisa  kalor  dibuang  ke  lingkungan  udara
                          luar. Dengan demikian, secara skematik, mesin kalor diilustrasikan pada
                          Gambar 12.24.

                                   Mesin  kalor  bekerja  antara  dua  buah  reservoir  (sumber  panas),
                          yaitu reservoir panas yang bersuhu T1 dan reservoir dingin yang bersuhu
                          T2. Kalor mengalir dari reservoir panas menuju reservoir dingin melewati
                          mesin.  Sebagian  kalor  dari  reservoir  panas  digunakan  untuk
                          menghasilkan  kerja  dan  sisanya  dibuang  ke  reservoir  dingin.  Dengan
                          hukum kekekalan energi diperoleh




                                                            997
   1005   1006   1007   1008   1009   1010   1011   1012   1013   1014   1015