Page 1017 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 1017

Bab 12 Gas dan Termodinamika




                                   Q    Q CD    Q DA    = 299 + 1000 = 1299 J
                                     2



                          Kerja yang dilakukan



                                   W = Q1 – Q2 = 1400 – 1299 = 101 J



                          Dengan demikian efisiensi mesin



                                       W            101
                                         100 %        100 %  7 %
                                       Q 1          1400




                          12.22 Mesin Carnot


                                   Efisiensi mesin kalor yang dibuat hingga sekarang tidak terlampau
                          tinggi. Hampir tidak ada mesin kalor yang dibuat dengan efisiensi di atas
                          50%.  Pertanyaan  berikutnya,  berapakah  efisiensi  tertinggi  yang  dapat
                          dimiliki mesin kalor?

                                   Mesin kalor dengan efisiensi tertinggi adalah mesin Carnot, yang
                          pertama kali dikaji oleh ilmuwan Prancis Sadi Carnot (1796-1832). Mesin
                          Carnot  memiliki  siklus  yang  terdiri  dari  dua  proses  adiabatik  dan  dua
                          proses isotermal (Gambar 12.26). Proses AB dan CD adalah adiabatik dan
                          proses BC dan DA adalah isotermal. Kalor diserap dari reservolir bersuhu
                          tinggi  hanya  pada  proses  BC  dan  kalor  dibuang  ke  reservoir  bersuhu
                          rendah hanya pada proses DA. Efisiensi mesin Carnot adalah




                                          T  
                                       1    2     100 %                               (12.58)
                                          T 1 










                                                            1004
   1012   1013   1014   1015   1016   1017   1018   1019   1020   1021   1022