Page 512 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 512

Bab 7 Osilasi


                               
                              F                                                                    (7.2)
                                     r k


                       dengan
                       
                       r  adalah vektor simpangan benda relatif terhadap posisis setimbang.
                              Misalkan benda yang berosilasi memiliki massa m. Berdasarkan hukum
                       II Newton, F   ma maka percepatan benda yang berosilasi memenuhi  ma            Cy
                       atau



                                    C
                              a     y                                                               (7.3)
                                    m



                              Dalam  ruang  tiga  dimensi,  percepatan  tersebut  memenuhi  persamaan
                                   
                       
                       a   (   C / m) r . Menarik untuk melihat bahwa percepatan benda yang berosilasi
                       berbanding  lurus  dengan  simpangannya.  Tidak  semua  gerakan  memenuhi
                       kriteria ini. Gerakan yang memenuhi kriteria tersebut memiliki sifat yang khas.
                       Fungsi  simpangan  tidak  boleh  sembarang,  tetapi  harus  memiliki  bentuk
                       tertentu.  Dan  memang  hanya  fungsi  sinusoidal  yang  menghasilkan
                       kesebandingan  antara  percepatan  dan  simpangan  dengan  arah  berlawanan.
                       Fungsi sinusoidal dapat berupa fungsi sinus atau cosinus.

                              Jika waktu bagi benda melakukan satu osilasi penuh adalah  T (dalam
                       satuan  detik)  yang  dikenal  dengan  periode  osilasi,  maka  jumlah  osilasi  per
                       detik memenuhi



                                   1
                               f                                                                     (7.4)
                                  T



                       Jumlah  osilasi  per  satuan  waktu  disebut  frekuensi.  Satuan  frekeunsi  adalah
                       osilasi per detik (1/s) dan diberi nama hertz (Hz). Untuk frekuensi yang besar,
                       satuan  frekuensi  sering  disingkat  menggunakan  singkatan  baku,  seperti  kHz
                       (kilo hertz = 1.000 Hz), MHz (mega hertz = 1.000.000 Hz), dan GHz (giga hertz =
                       1.000.000.000 Hz).


                       Contoh 7.1

                       Sebuah stasiun radio FM bekerja pada frekuensi 100 HMz. Berapakah periode
                       osilasi muatan listrik di antene yang memancarkan gelombang radio tersebut?


                                                             498
   507   508   509   510   511   512   513   514   515   516   517