Page 699 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 699
Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas
Motor tidak jatuh jika torka total nol, atau
RW cos RF s sin 0
mv 2
Rmg cos R sin 0
R
atau
gR
tan (9.43)
v 2
Tampak dari persamaan (9.43) bahwa: tangens sudut kemiringan
motor terhadap arah vertikal berganding lurus dengan jari-jari dan
berbanding terbalik dengan kuadrat laju. Makin besar jari-jari (tikungan
makin tidak tajam) maka tan makin besar. Artinya sudut makin
mendekati 90 (motor makin tegak). Lintasan lurus dapat dianggap sebagai
o
tikungan dengan R sehingga tan atau = 90 . makin besar laju
o
maka sudut kemiringan makin kecil atau motor makin tidur ke
tanah.Sebaagi ilustrasi, untuk motor yang sedang bergerak dengan laju
150 km/jam pada tikungan dengan kelengkungan 40 m maka sudut
kemiringan terhadap arah horisontal sekitar 13 . Ini adalah sudut yang
o
sangat kecil sehingga kelihatan motor seperti sudah jatuh.
Yang menarik dari persamaan (9.43) bahwa kemiringan sudut
hanya bergantung pada jari-jari lintasan dan laju motor. Sama sekali tidak
bergantung pada massa motor, ukuran motor, maupun berat badan
pembalap. Karena laju para pembalap MotoGP tidak berbeda jauh maka
saat melampaui tikungan kemiringan para pembalap hampir semuanya
sama. Ini dapat kalian amati di video bahwa siapa pun pembalapnya,
ketika melewati tikungan yang sama maka sudut kemiringan motor
hampir sama.
9.20 Fisika Sepatu/Sandal High Heels
Sekarang sepatu atau sandal tumit tinggi (hugh heels) digandrungi
para wanita perkotaan. Separu terseut dapat membuat pemakainya
tampak lebih tinggi. Ketinggian bagian belakang sepatu atau sandal high
686

