Page 712 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 712

Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas




                          Contoh 9.12


                          Air  dalam  silinder  memiliki  volume  1  L  pada  tekanan  1  atm.  Berapa
                          perubahan volum air ketika diberi tekanan 100 atm? Modulus volum air
                          adalah 2  10  N/m
                                                2
                                         9


                          Jawab

                          Informasi yang diberikan soal Vo = 1 L = 10  m , Po = 1 atm, dan P’ = 100
                                                                              3
                                                                          -3
                          atm.
                          P = P’ – Po = 100 – 1 = 99 atm = 99  10  N/m  = 9,9  10  N/m
                                                                             2
                                                                      5
                                                                                         6
                                                                                                2

                          Perubahan volum air

                                           1             1
                                                                                         
                                                                                          6
                                   V     V  P            ( 10  3 )  9 , 9 (   10 6 )  5 10   m .
                                                                                              3
                                           B  o        2 10 9


                          Sususan Kawat

                                   Dalam  aplikasi,  kadang  orang  tidak  hanya  menggunakan  satu
                          material, tetapi sejumlah material yang disusun dengan cara tertentu guna
                          mendapatkan sifat yang diinginkan. Pertanyaan kita adalah, berapakah
                          “konstanta  pegas”  pengganti  dari  susunan  material-material  tersebut?
                          Kita akan membahas susunan material secara seri dan parallel, karena ini
                          adalah susunan yang paling mudah.



                          Susunan Kawat Secara Seri

                                   Misalkan  kita  menyambungkan  dua  kawat  dengan  konstanta
                          pegas k1 dan k2 seperti diilustrasikan pada Gambar 9.38. Sebelum diberi
                          beban, panjang masing-masing kawat adalah L10 dan L20. Ketika diberikan
                          beban yang menarik dengan gaya W = mg, maka

                              Kawat atas bertambah sejauh L1


                              Kawat bawah bertamban sejauh L2

                              Pertambahan panjang total susunan kawat adalah L = L1 + L2.


                                                            699
   707   708   709   710   711   712   713   714   715   716   717