Page 860 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 860

Bab 11 Kalor



                       Kenaikan suhu air: T2 = T – 20. Kalor yang diserap air adalah



                              Q   m 2 c  T  = 200  1  (T - 20)
                                          2
                                       2
                                2
                                     = 200T – 4.000.


                       Kalor yang dilepas tembaga persis sama dengan kalor yang diserap air. Dengan
                       demikian  2.300  –  46T  =  200T  –  4.000  atau  246T  =  6.300.  Akhirnya  kita
                       dapatkan suhu akhir campuran sebesar T = 6.300/246 = 25,6  C.
                                                                                           o


                       11.12 Kalor Jenis Kuantum

                              Pada  pembahasan  di  atas  kalor  jenis  benda  dianggap  konstan,  berapa
                       pun  suhu  benda.  Hasil  ini  selalu  benar  selama  suhu  benda  masih  tinggi.
                       Namun, jika suhu benda diturunkan mendekati nol kelvin maka sifat ini tidak
                       lagi dipenuhi. Kalor jenis benda tidak lagi konstan tetapi menuju nol jika suhu
                       menuju nol. Gejala ini baru diamati ketika para ahli sudah bisa menurunkan
                       suhu  mendekati  nol  kelvin  yang  dimulai  oleh  ilmuwan  belanda  Heike
                       Kamerling Onnes.

                              Awalnya tidak ada teori yang dapat menjelaskan pengamatan ini. Orang
                       yang pertama yang berhasil menjelaskan sifat kalor jenis benda yang menuju
                       nol ketika suhu mendekati nol kelvin adalah Albert Einstein berdasarkan teori
                       kuantum energi getaran atom. Namun, teori yang dirumuskan Einstein kurang
                       tepat menjelaskan data pengamatan. Teori Einstein kemudian disempurnakan
                       oleh fisikawan Belanda, Debeye. Teori Debeye benar-benar cocok dengan data
                       pengamatan.  Teori  yang  dibangun  Debeye  juga  didasarkan  pada  fisika
                       kuantum.  Menurut  teori  Debeye,  pada  suhu  sangat  rendah  kalor  jenis  zat
                       padat bukan logam merupakan fungsi pangkat 3 suhu (suhu dinyatakan dalam
                       satuan kelvin), atau


                              c   AT                                                                 (11.9)
                                     3


                       dengan A adalah konstan.

                              Teori  kalor  jenis  sebelumnya         (teori  klasik)  yang  melahirkan
                       ketidakbergantungan  kalor  jenis  pada  suhu  didasarkan  pada  fisika  klasik.
                       Gambar  11.15  adalah  kurva  kalor  jenis  molar  argon  pada  suhu  antara  0  K
                       sampai 10 K. Sumbu datar merupakan suhu pangkat 3. Digambar juga kurva
                       yang  merupakan  fungsi  pangkat  3  suhu  (menjadi  garis  lurus  kalau  sumbu
                       datar merupakan pangkat 3 suhu). Tampak kesesuaian antara teori kuantum
                       dengan data eksperimen.


                                                             847
   855   856   857   858   859   860   861   862   863   864   865