Page 959 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 959

Bab 12 Gas dan Termodinamika




                          Hubungan ini dapat dutilis sebagai    V     C /  P , atau
                                                                        1


                                   PV  C                                                     (12.1)
                                          1



                          dengan  C1  adalah  konstanta.  Persamaan  (12.1)  dikenal  dengan  hukum
                          Boyle. Jika digambarkan pada diagram P dan V (V adalah sumbu datar dan
                          P adalah sumbu vertikal) maka jika tekanan atau volum gas diubah-ubah
                          pada suhu tetap, maka nilai tekanan dan volum pada berbagai keadaaan
                          berada pada kurva di Gambar 12.1.



                          12.3 Hukum Gay-Lussac


                                   Gay-Lussac  mengamati  perubahan  tekanan  gas  jika  suhunya
                          diubah-ubah dengan mempertahankan volume gas agar tetap. Gay-Lussac
                          mendapatkan kesimpulan




                                   Pada  volume  tetap,  tekanan  gas  berbanding  lurus  dengan
                                   suhunya




                          Pernyataan di atas dapat ditulis P  T, dengan T adalah suhu. Hubungan
                          ini dapat dutilis sebagai P = C2T, atau




                                   P   C                                                     (12.2)
                                   T     2



                          dengan  C2  adalah  konstanta.  Persamaan  (12.2)  dikenal  dengan  hokum
                          Gay-Lussac.

                                   Jika digambarkan pada diagram P dan T (T adalah sumbu datar
                          dan  P  adalah  sumbu  vertical)  maka  jika  suhu  atau  tekanan  gas
                          diubah-ubah  pada  volum  tetap,  maka  nilai  tekanan  dan  suhu  pada
                          berbagai keadaaan berada pada garis lurus seperti pada Gambar 12.2.


                                                            946
   954   955   956   957   958   959   960   961   962   963   964