Page 143 - E_BOOK_FISIKA_SMA_KELAS_XII - Drajat
P. 143
Fisikawan Kita ketika sebuah magnet tetap didekatkan pada bahan
aluminium, platina, mangan, tembaga, seng, emas, kayu,
dan plastik seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Akan tetapi,
saat didekatkan pada bahan besi, nikel, dan baja, bahan-
bahan yang tidak dapat ditarik dengan kuat oleh magnet
tidak dapat dijadikan magnet. Namun, sebaliknya bahan-
bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet dapat
dijadikan magnet.
Bahan-bahan yang dapat ditarik oleh magnet disebut
bahan magnetik dan yang tidak dapat ditarik oleh magnet
disebut bahan nonmagnetik. Lebih lanjut, bahan magnetik
diklasifikasikan sebagai berikut.
Hans Christian Oersted
(1777-1851) a. Bahan ferromagnetik, bahan yang ditarik dengan
Hans Christian Oersted kuat oleh magnet. Contohnya, nikel, besi, baja, dan
lahir di kota terpencil Pulau kobalt.
Langland, Denmark. Dia dan
saudara laki-lakinya belajar b. Bahan diamagnetik, bahan yang ditarik lemah oleh
secar mandir dengan sangat magnet. Contohnya, aluminium dan platina.
baiksehingga dapat di terima
di Universitas Copenhagen. c. Bahan diamagnetik, bahan yang sedikit menolak mag-
Akhirnya, saudara laki-laki net. Contohnya, seng, bismuth, dan natrium klorida.
Oersted menjadi pengacara
dan Oersted sendiri men- Berdasarkan asalnya, magnet dibagi menjadi dua kel-
jadi ahli fisika terkenal di ompok, yaitu magnet alam adalah magnet yang ditemukan
Denmark.
Pada suatu hari, tahun 1820 di alam dan magnet buatan adalah magnet yang sengaja
ketika memberikan suatu dibuat oleh manusia.
kulaih, Oersted secara tidak
sengaja meletakkan megnet Berdasarkan sifat kemagnetannya, magnet buatan
jarum sejajar dan berimpit dikelompokan menjadi magnet tetap (permanen) dan
dengan kawat percobaan.
Ketika arus listrik dialirkan megnet sementara. Magnet tetap adalah magnet yang sifat
pada kawat, ternyata magnet kemagnetannya tetap (terjadi dalam waktu yang relatif
jarum menyimpang dari
kedudukan semula. Kemu- lama). Sebaliknya, magnet sementara adalah magnet yang
dian, setelah meneliti lebih sifat kemagnetannya tidak tetap atau sementara.
lanjtu, akhirnya Oersted me-
nyimpulkan bahwa di sekitar Berdasarkan penggolongan magnet buatan serta ke-
arus listrik timbul medan mampuan bahan menyimpan sifat magnetnya maka kita
magnet atau kawat berarus
listrik dapat menimbulkan dapat menggolongkannya bahan-bahan magnetik ke dalam
medan magnet di sekitarnya. magnet keras dan magnet lunak. Contoh magnet keras ada-
Penemuan ini mengilhami
sejumlah penelitian tentang lah baja dan alcomax. Bahan ini sulit untuk dijadikan magnet
kelistrikan dan kemagnetan maka bahan-bahan magnet keras ini sangat sulit untuk di-
oleh ilmuwan-ilmuwan terke-
nal seperti Andre Marie Am- jadikan magnet. Namun, setelah bahan ini menjadi magnet,
pere (Prancis) dan Michael sifat magnetiknya relatif sangat lama. Karena pertimban-
Farady (Inggris).
gan atau alasan itulah bahan-bahan magnet keras ini lebih
Sumber: Tokoh-Tokoh Terkenal
Ilmuwan, 2000 banyak dipakai untuk membuat magnet tetap (permanen).
Contoh pemakaiannya adalah pita kaset dan kompas.
136 Fisika untuk SMA/MA kelas XII

