Page 455 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 455

Bab 6 GGL Induksi dan Induktansi


                        induktor  L1  dan  L2  dihubungkan  secara  seri  dan  dipisahkan  cukup  jauh
                        (Gambar 6.22). Kita akan hitung induktansi pengganti (efektif dua inductor

                        tersebut).  Dua  induktor  harus  dipisahkan  cukup  jauh  agar  tidak  saling
                        mempengaruhi  (kopling).  Jika  jarak  induktor  sangat  dekat  maka  medan
                        magnet yang dihasilkan satu induktor dapat menembus masuk ke induktor

                        lain. Ggl yang muncul pada satu induktor bukan lagi ggl yang diakibatkan
                        oleh induktasi diri tetapi juga oleh induktansi bersama.


                        6.7.1 Rangkaian Seri

                                Pertama kita kaji rangkaian seri inductor seperti ditunjukkan pada
                        Gambar  6.22.  Misalkan  arus  yang  mengalir  pada  induktor  I.  Arus  yang
                        mengalir sama pada inductor pertama dan kedua.







                                                                   
                 1           L 1          2             L 2          3


               Gambar 6.22 Dua buah inductor yang dipasang secara seri.


                                Tegangan pada masing-masing induktor pada Gambar 6.22 adalah

                                          dI
                                     L
                                         1
                                  12
                                          dt
                                           dI
                                      L
                                  23
                                         2
                                           dt

                        Dengan  demikian,  tegangan  total  antara  dua  ujung  terluar  rangkaian
                        inductor adalah

                                  13     12   
                                             23


                                      dI      dI
                                   L    L
                                     1
                                       dt    2  dt




                                                           443
   450   451   452   453   454   455   456   457   458   459   460