Page 664 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 664
Bab 9 Gejala Gelombang
e) Kasus V: Sumber gelombang bergerak menjauhi pengamat yang diam
Sumber bunyi mengeluarkan puncak pertama. Lalu sumber tidak
bergerak maka puncak kedua dilepaskan setelah puncak pertama
meninggalkan sumber bunyi sejauh . Tetapi karena sumber bunyi bergerak
menjuhi pengamat, maka puncak kedua dilepaskan setelah sumber bunyi
bergerak berlawanan dengan arah gerak sumber pertama. Oleh karena itu
saat mengeluarkan puncak kedua, jarak sumber bunyi ke puncak pertama
yang telah dilepaskan sebelumnya lebih jauh daripada . Dengan demikian,
panjang gelombang di belakang sumber bunyi menjadi lebih panjang, yaitu
’ dengan ’ >. Berapa besar ’?
Perhatikan Gambar 27(b). Mula-mula sumber bunyi mengeluarkan
puncak gelombang. Gelombang menjauhi sumber bunyi dengan laju v dan
pada saat bersamaan sumber bumi menjauhi gelombang tersebut dengan
laju w. Setelah selang waktu satu periode (T), sumber bumi mengeluarkan
puncak berikutnya. Selama selang waktu tersebut, puncak pertama telah
bergerak sejauh vT, namun sumber bunyi telah bergerak dalam arah
berlawanan sejauh wT. Akibatnya, jarak antara puncak pertama dan
puncak kedua bukan lagi tetapi berubah menjadi ’ yang memenuhi
' vT wT
Dengan menggunakan hubungan ' v / ' f dan T f / 1 maka kita dapat
menulis persamaan di atas menjadi
v v w
f ' f
Atau, frekuensi yang dideteksi pengamatan yang diam menjadi
v
f f (9.36)
'
v w
f) Kasus VI: Sumber bunyi beserta pengamat bergerak
Dalam kondisi umum di mana sumber gelombang dan pengamat
bergrak maka frekuensi yang didengar pengamat adalah
652

