Page 267 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 267
• Metanefridia : duktus ekskretorius, saluran halus yang berkelok-kelok
pada alat ekskresi cacing tanah.
• Miopi : tidak dapat melihat objek yang jauh.
• Nefridia : alat ekskresi pada cacing tanah.
• Neuron motorik : membawa impuls dari sistem saraf pusat ke efektor.
• Neuron sensorik : membawa impuls dari reseptor (penerima rangsang)
ke sistem saraf pusat (otak dan atau sumsum tulang
belakang).
• Neuron multipolar : terdapat di dalam otak dan sumsum tulang belakang.
• Nukleoplasma : matriks dalam nukleus.
• Ofisikasi : pembentukan tulang (penulangan).
• Organel : organ kecil yang terdapat dalam sel.
• Osmosis : peristiwa berpindahnya zat dari konsentrasi tinggi ke
konsentrasi yang lebih rendah melalui membran.
• Operkulum : tutup insang.
• Otot antagonis : kontraksi otot yang berlawanan dengan otot lainnya.
• Otot sinergis : gerak otot yang bila berkontraksi menimbulkan gerak
searah.
• Ovarium : indung telur.
• Oviduk : saluran telur pada alat perkembangbiakan wanita.
• Ovipar : hewan yang bertelur.
• Ovovivipar : hewan yang bertelur dan telurnya menetas di dalam
tubuh induknya.
• Ovulasi : pembebasan sel telur dari kantung telur.
• Plasenta : tali ari-ari.
• Pleura : selaput yang menyelubung paru-paru.
• Proliferasi : pertumbuhan dan pertambahan sel yang sangat cepat.
• Relaksasi : kebalikan dari kontraksi, sedang tidak berkontraksi.
• Saluran havers : satuan-satuan sel tulang yang mengelilingi pembuluh-
pembuluh darah dan sel saraf membentuk suatu
sistem.
• Silinder pusat : stele. Pusat suatu batang letaknya di sebelah dalam
korteks
• Sistol : keadaan jantung pada waktu menguncup.
• Serat retikuler : serat kolagen yang sangat halus tersusun membentuk
penyokong berupa jala-jala atau retikulum.
260 Glosarium

