Page 184 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 184
Bab 9 Anatomi dan Fisiologi Sistem Perkemihan 167
saraf ini berjalan bersamaan dengan pembuluh darah yang masuk ke
ginjal. Anak ginjal (kelenjar suprarenal) terdapat di atas ginjal yang
merupakan sebuah kelenjar buntu yang menghasilkan 2 macam
hormon yaitu hormon adrenalin dan kortison (Nega & Tsige, 2003).
9.1.2 Ureter
Terdiri dari saluran pipa masing-masing bersambung dari ginjal ke kandung
kemih (vesika urinaria) panjangnya ± 25-30 cm dengan penampang ±0,5 cm.
Ureter sebagian terletak dalam rongga abdomen dan sebagian terletak dalam
rongga pelvis. Lapisan dinding ureter terdiri dari: dinding luar jaringan ikat
(jaringan fibrosa), lapisan tengah otot polos dan lapisan sebelah dalam lapisan
mukosa.
Lapisan dinding ureter menimbulkan gerakan-gerakan peristaltik tiap 5 menit
sekali yang akan mendorong air kemih masuk ke dalam kandung kemih (vesika
urinaria). Gerakan peristaltik mendorong urin melalui ureter yang diekskresikan
oleh ginjal dan disemprotkan dalam bentuk pancaran, melalui osteum uretalis
masuk ke dalam kandung kemih. Ureter berjalan hampir vertikal ke bawah
sepanjang fasia muskulus psoas dan dilapisi oleh pedtodinium (Nuari, dkk.
2017).
Gambar 9.6: lapisan dinding ureter ( dikutip dari www.adamimages.com)
9.1.3 Vesika Urinaria (kandung kemih)
Kandung kemih dapat mengembang dan mengempis seperti balon karet,
terletak di belakang simfisis pubis di dalam rongga panggul. Bentuk kandung
kemih seperti kerucut yang dikelilingi oleh oto yang kuat, berhubungan
ligamentum vesika umbikalis medius. Dinding kandung kemih terdiri dari
beberapa lapisan yaitu, peritonium (lapisan paling luar), tunika muskularis,

