Page 30 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 30
Bab 1 Konsep Anatomi dan Fisiologi Tubuh 13
tulang belakang. Kerangka apendikular terdiri dari 126 tulang yang
merupakan tulang-tulang pelengkap yang menghubungkan kerangka
aksial. Kerangka apendikular terletak di daerah tungkai atas, tungkai
bawah, panggul, dan bahu. Fungsi sistem rangka untuk bergerak,
menopang dan memberikan bentuk tubuh, melindungi organ-organ
dalam, serta sebagai tempat melekatnya otot-otot.
3. Sistem Muscular/otot: Sistem otot terdiri dari sekitar 650 otot yang
membantu pergerakan, aliran darah, dan fungsi tubuh lainnya. Ada
tiga jenis otot yaitu otot rangka yang terhubung dengan tulang, otot
polos yang ditemukan di dalam organ pencernaan, dan otot jantung
yang ditemukan di jantung dan membantu memompa darah.
4. Sistem Persyarafan: Sistem saraf terdiri dari otak, sumsum tulang
belakang, organ sensorik, dan semua saraf yang menghubungkan
organ-organ ini dengan bagian tubuh lainnya. Organ-organ ini
bertanggung jawab atas kendali tubuh dan komunikasi di antara
bagian-bagiannya.Otak dan sumsum tulang belakang membentuk
pusat kontrol yang dikenal sebagai sistem saraf pusat. Saraf sensorik
dan organ indra dari sistem saraf perifer memantau kondisi di dalam
dan di luar tubuh dan mengirimkan informasi sistem saraf pusat.
Saraf eferen di sistem saraf perifer membawa sinyal dari pusat
kendali ke otot, kelenjar, dan organ untuk mengatur fungsinya.
5. Sistem Endokrin: Sistem endokrin terdiri dari beberapa kelenjar yang
mengeluarkan hormon ke dalam darah. Kelenjar-kelenjar ini
termasuk hipotalamus, kelenjar pituitari, kelenjar pineal, kelenjar
tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar adrenal, pankreas, dan kelenjar
kelamin (gonad). Kelenjar dikendalikan secara langsung oleh
rangsangan dari sistem saraf dan juga oleh reseptor kimiawi dalam
darah dan hormon yang diproduksi oleh kelenjar lain. Dengan
mengatur fungsi organ dalam tubuh, kelenjar ini membantu menjaga
homeostasis tubuh. Metabolisme seluler, reproduksi, perkembangan
seksual, homeostasis gula dan mineral, denyut jantung, dan
pencernaan merupakan salah satu dari banyak proses yang diatur oleh
hormon.

