Page 9 - Modul Gerak Melingkar
P. 9

fakta  fisika  yang  mendasari  hal  tersebut.  Roller  coaster  adalah  wahana

                           permainan berupa kereta yang dipacu dengan kecepatan tinggi pada jalur rel

                           khusus,  biasanya  terletak  di  atas  tanah  yang  memiliki  ketinggian  yang

                           berbeda-beda.  Rel  ini  ditopang  oleh  rangka  baja  yang  disusun  sedemikian


                           rupa. Wahana ini pertama kali ada di Disney Land Amerika Serikat. Bentuk

                           permainan  ini  ternyata  mempunyai  sejarah  yang  cukup  panjang.  Prinsip

                           permainannya  sudah dikenal  pada abad  ke  16, di  Rusia.  Dimana pada musim

                           dingin, bukit yang membeku dengan bermodalkan balok kayu dijadikan tempat

                           berselancar. Dimusim panaspapan seluncur dilengkapi dengan roda. Kemudian

                           ide ini dibawa oleh tentara Napoleon ke Eropa barat (Perancis), hingga disana

                           dikenal  dengan  nama  “Montagnes  Russes”(Gunung  Rusia).  Roller  coaster


                           pertama (konstruksi angka 8) yang bentuknya seperti sekarang ini dibuka di

                           Coney  Island  (Brooklyn,  New  York,  Amerika),  tahun  1884  dengan  nama

                           “Gravity  Pleasure  Switch  Back  Railway”.  Ilmu  Fisika  dalam  Roller  Coaster

                           antara lain: 1. Energi Potensial Energi potensial yakni energi yang “dikandung”

                           roller coaster dikarenakan oleh posisinya, bernilai maksimum di posisi puncak

                           lintasan.  Energi  potensial  bernilai  nol  di  posisi  “lembah”  (posisi  terendah)

                           lintasan.  Energi  potensial  diubah  menjadi  energi  kinetik,  ketika  roller


                           coaster bergerak menurun. 2. Energi Kinetik Energi kinetik yakni energi yang

                           dihasilkan  oleh  roller  coaster  karena  geraknya  (dalam  hal  ini  kecepatan).

                           Energi  kinetik  bernilai  maksimum  di  posisi  “lembah’  (posisi  terendah)

                           lintasan.  Mengapa?  Energi  kinetik  diubah  menjadi  energi  potensial,  ketika

                           roller  coaster  bergerak  menaik.  3.  Dinamika  Roller  Coaster  Gerak  Roller

                           Coaster mengalami percepatan, yakni perubahan kecepatan terhadap waktu

                           yakni  kecepatan  bertambah  terhadap  waktu,  ketika  bergerak  menurun.

                           Roller coaster mengalami perlambatan (percepatan negatip!) yakni kecepatan
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14