Page 11 - Sifat wajib dan mustahil Aallah Swt
P. 11

Contoh sifat wajib dan mustahil allah















                                                       Wajib : Iradah artinya berkehehdak.


                                                       Mustahil : Karahah artinya terpaksa.



                     Manusia mempunyai kehendak, tetapi banyak yang tidak terlaksana. Kehendak


                   Allah Swt. pasti terlaksana karena Dia Maha Kuasa. Jika Allah Swt. berkehendak,


                            tidak satu pun yang dapat menolak. Allah Swt. mempunyai kemauan dan




                                                                                   kehendak
                     sendiri dalam menciptakan alam semesta. Dia tidak akan pernah diperintah dan




                                                                              diatur pihak lain.                                          QS. Yasin Ayat 82














                                                                                                                                                                                 ْ  ُ َ        ُ    َ     ْ  ُ      َ ۖ    ْ  َ       َ  َ  َ ٓ  ُ ْ  َ    َ  ﱠ
                                                                                                                                                                                      َ
                                                                                                                                                                              ُ نﻮﻜﻴﻓ  ْ ﻦﻛ ٗﻪﻟ  َ لﻮﻘﱠﻳ  ْ نا ﺎ ـﻴﺷ َدارا آذِا ٗهﺮﻣا ﺂﻤﻧِا





                                                                                                                                                  ”Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki


                                                                                                                                                                               sesuatu hanyalah berkata


                                                                                                                                                              kepadanya: «Jadilah!» maka terjadilah ia.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16