Page 61 - Modul Guru Mahamboro
P. 61

2.  Gelombang Audiosonik
                               Gelombang  audiosonik  adalah  gelombang  yang  mempunyai  frekuensi

                               antara  20  sampai  20.000  Hz.  Gelombang  audiosonik  merupakan
                               gelombang yang mampu didengar oleh pendengaran manusia dan sebagian

                               besar binatang.

                           3.  Gelombang Ultrasonik
                               Gelombang  ultrasonik  mempunyai  frekuensi  di  atas  jangkauan

                               pendengaran manusia,  yaitu lebih besar dari 20.000 Hz. Kelelawar pada
                               malam  hari  memancarkan  gelombang  ultrasonik  dari  mulutnya.

                               Gelombang  ini  akan  dipantulkan  kembali  bila  mengenai  benda.  Dari
                               gelombang pantul  yang  didengar tadi, kelelawar dapat  mengetahui jarak

                               dan ukuran benda yang berada di depannya.

                        Gelombang ultrasonik dimanfaatkan oleh manusia dalam berbagai bidang, antara
                        lain:

                           a.  untuk mengukur kedalaman air laut,

                           b.  untuk sterilisasi pada makanan,
                           c.  digunakan  dalam  bidang  kedokteran  untuk  memeriksa  tubuh  manusia

                               (ultrasonografi)
                           d.  kacamata tunanetra.


                        B. Cepat Rambat Bunyi.

                               Pernahkah kamu memerhatikan kilat dan guntur? Mengapa terkadang ada

                        selisih  waktu  yang  lama  antara  terjadinya  kilat  dengan  guntur?  Hal  ini  terjadi

                        karena  cepat  rambat  bunyi  (guntur)  lebih  lambat  daripada  cepat  rambat  cahaya
                        (kilat). Semakin jauh jarak  yang ditempuh bunyi (guntur), semakin lama waktu

                        yang diperlukan untuk dapat didengar oleh pendengar.

                               Hubungan  cepat  rambat  bunyi,  jarak,  dan  waktu  dapat  dilihat  pada
                        persamaan berikut.

                                                  Keterangan:
                          s = v . t               s : jarak tempuh bunyi (m)


                                                  v : cepat rambat bunyi (m/s)
                                                  t : waktu tempuh bunyi (s)






                                        Modul IPA Berbasis Guided Inquir
                                                                                                        43
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66