Page 4 - Modul Pembelajaran Dasar-Dasar Pemetaan
P. 4
Keteragan :
d1 : Jarak pada peta yang sudah diketahui skalanya
d2 : jarak pada peta yang akan dicari
P1 : penyebut skala peta yang belum diketahui
P2 : penyebut skala peta yang akan dicari
(2) Membandingkan suatu jarak horizontal di peta dengan jarak di lapangan
Contoh:
Jarak X dan Y pada peta adalah 8 cm, sedangkan jarak X dan Y di lapangan
adalah 4 km. Berapakah skala peta tersebut?
Penyelesaian:
Skala = jarak di peta /jarak sebenarnya
Berarti:
Skala = 8 cm / 4 km (samakan satuannya menjadi cm)
= 8 cm / 400.000 cm (masing-masing dibagi 8)
= 1 cm / 50.000 cm
= 1 / 50.000
Jadi skala peta nya adalah 1 : 50.000
(3) Menghitung interval kontur
Untuk mengetahui skala peta pada peta topografi yang belum diketahui
skalanya kita juga bisa menghitungnya dengan cara berikut:
1 x Penyebut
Ci =
2000 Skala
Keterangan:
Ci = Contour Interval (selisih antara dua garis kontur)
b) Memperbesar dan Memperkecil Skala
Memperbesar dan memperkecil skala peta dapat dilakukan dengan berbagai
cara, seperti menggunakan sistem grid, menggunakan alat pantograf atau dengan
cara fotokopi
1) Sistem grid
Sistem grid digunakan untuk mempermudah penghitungan luas area dalam
peta. Sistem grid disajikan dengan cara membuat petak-petak persegi dengan
luas area yang sama.

