Page 334 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 334
'Well,' katanya, mencoba terdengar seolah-olah dia menganggap semua itu
lelucon,
'kalau kau mau -- er -- apa itu?' -- dia memeriksa surat Percy -- 'Oh yeah --
"putus hubungan" denganku, aku bersumpah aku tidak akan menjadi bengis.'
'Kembalikan itu,' kata Ron sambil mengulurkan tangannya. 'Dia --' Ron berkata
dengan tersentak, sambil merobek surat Percy menjadi setengah bagian 'orang --'
dia merobeknya menjadi seperempat 'terbrengsek --' dia merobeknya menjadi
seperdelapan 'di dunia.' Dia melemparkan potongan-potongan itu ke dalam api.
'Ayolah, kita harus menyelesaikan ini sebelum fajar,' katanya dengan cepat
kepada Harry, sambil menarik esai Profesor Sinistra kembali ke hadapannya.
Hermione sedang memandangi Ron dengan ekspresi aneh di wajahnya.
'Oh, berikan kemari,' katanya mendadak.
'Apa?' kata Ron.
'Berikan kepadaku, aku akan memeriksanya dan mengoreksinya,' katanya.
'Apakah kau serius? Ah -- Hermione, kau penyelamat hidupku,' kata Ron, 'apa
yang bisa aku --'
'Yang bisa kaukatakan adalah, "Kami berjanji kami tidak akan membiarkan peer
kami sampai selambat ini lagi,"' katanya sambil mengulurkan kedua tangan
untuk mengambil esai mereka, tapi dia terlihat agak terhibur juga.
'Sejuta terima kasih, Hermione,' kata Harry dengan lemah, sambil menyerahkan
esainya dan terbenam kembali ke dalam kursi berlengannya sambil menggosok
matanya.
Sekarang sudah lewat tengah malam dan ruang duduk sudah ditinggalkan semua
orang kecuali mereka bertiga dan Crookshanks. Satu-satunya suara yang ada
hanyalah pena bulu Hermione yang mencoretkan kalimat di sana-sini di esai
mereka dan kelepak halaman-halaman buku ketika dia memeriksa fakta-fakta di
dalam buku-buku referensi yang bertebaran di meja. Harry sangat letih. Dia juga
merasakan perasaan aneh, memuakkan, hampa dalam perutnya yang tidak
berhubungan dengan keletihannya dan berhubungan sekali dengan surat yang
sekarang bergelung hitam di tengah api.

