Page 388 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 388

'Aku juga tidak begitu suka dengannya,' aku Hermione, 'tetapi dia mendengar

               sewaktu aku berbicara kepada Ernie dan Hannah di meja Hufflepuff dan dia
               tampak sangat tertarik untuk datang, jadi apa yang bisa kubilang? Tapi
               sebenarnya semakin banyak orang semakin baik -- maksudku, Michael Corner
               dan teman-temannya tidak akan datang kalau dia tidak sedang mengencani
               Ginny --'


               Ron, yang sedang meneguk habis beberapa tetes terakhir dari botol
               Butterbeernya, tersedak dan menyemprotkan Butterbeer ke bagian depan
               tubuhnya.


               'Dia APA?' repet Ron, marah besar, telinganya sekarang menyerupai potongan
               daging sapi mentah. 'Dia kencan dengan -- adikku kencan -- apa maksudmu,
               Michael Corner?'


               'Well, itulah sebabnya dia dan teman-temannya datang, kukira -- well, mereka
               jelas tertarik untuk belajar pertahanan, tetapi kalau Ginny tidak memberitahu
               Michael apa yang sedang terjadi --'


               'Kapan ini -- kapan dia --?'


               'Mereka bertemu di Pesta Dansa dan mulai berkencan akhir tahun lalu,' kata
               Hermione dengan tenang. Mereka telah berbelok ke High Street dan dia berhenti
               sejenak di luar Toko Pena Bulu Scrivenshaft, di mana ada pajangan menarik
               pena-pena bulu ayam pegar di jendela. 'Hmm ... aku perlu pena bulu baru.'


               Dia berbelok ke dalam toko. Harry dan Ron mengikutinya.


               'Yang mana Michael Corner?' Ron menuntut dengan marah.

               'Yang berkulit gelap,' kata Hermione.


               'Aku tidak suka dia,' kata Ron seketika.


               'Kejutan besar,' kata Hermione berbisik.


               'Tapi,' kata Ron, sambil mengikuti Hermione sepanjang barisan pena-pena bulu
               dalam pot-pot tembaga, 'Kukira Ginny suka Harry!'


               Hermione melihat kepadanya agak mengasihani dan menggelengkan kepalanya.
   383   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393