Page 684 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 684
yang disuruh Profesor Snape dan berlatihlah secara khusus setiap malam
sebelum tidur sehingga kamu bisa menutup pikiranmu dari mimpi-mimpi buruk -
- kamu akan mengerti sebabnya segera, tapi kamu harus berjanji kepadaku --'
Lelaki yang dipanggil Dawlish bergerak. Dumbledore meraih pergelangan
tangann Harry.
'Ingat -- tutup pikiranmu --'
Tetapi selagi jari-jari Dumbledore menutup pada kulit Harry, rasa sakit menusuk
ke bekas luka di keningnya dan dia merasakan kembali keinginan mengerikan
seperti ular untuk menyerang Dumbledore, untuk menggigitnya, untuk
melukainya --
'-- kamu akan mengerti,' bisik Dumbledore.
Fawkes mengitari kantor itu dan menukik rendah ke atasnya. Dumbledore
melepaskan Harry, mengangkat tangannya dan mencengkeram ekor keemasan
panjang phoenix itu. Ada kilatan api dan mereka berdua sudah hilang.
'Di mana dia?' teriak Fudge, sambil mendorong dirinya sendiri bangkit dari
lantai.
'Di mana dia?'
'Aku tidak tahu!' teriak Kingsley, juga melompat bangkit.
'Well, dia tidak mungkin ber-Disapparate!' jerit Umbridge. 'Kau tidak bisa
melakukannya dari dalam sekolah ini --'
'Tangga!' jerit Dawlish, dan dia menghempaskan dirinya ke pintu, merenggutnya
hingga terbuka dan menghilang, diikuti dari dekat oleh Kingsley dan Umbridge.
Fudge bimbang, lalu bangkit pelan-pelan, sambil menyeka debu dari bagian
depan tubuhnya. Ada keheningan panjang dan menyakitkan.
'Well, Minerva,' kata Fudge dengan kejam, sambil meluruskan lengan bajunya
yang robek, 'aku takut ini akhir dari temanmu Dumbledore.'
'Kau kira begitu, bukan?' kata Profesor McGonagall dengan menghina.
Fudge tampaknya tidak mendengarnya. Dia sedang memandang berkeliling pada

