Page 248 - In a Blue Moon
P. 248
ke dalam pelukan seseorang dengan keras. Sophie mendo-
ngak dan langsung berhadapan dengan wajah Nic yang ber-
seri-seri.
”Selamat Tahun Baru!” seru Nic lantang. Ia memeluk
Sophie erat-erat, lalu mengangkatnya dari lantai dan memu-
tarnya satu kali sambil bersorak. Ketika ia akhirnya mem-
biarkan kaki Sophie kembali menginjak lantai, ia mendekat-
kan mulutnya ke telinga Sophie dan berkata, ”Aku datang
tepat pada waktunya, bukan? Berterimakasihlah kepadaku
nanti.”
”Sepuluh... sembilan... delapan... tujuh... enam... lima...
246
empat... tiga... dua... satu... SELAMAT TAHUN BARU!”
Sementara teman-temannya bersorak dan saling berpe-
lukan, Lucas berjalan ke sisi ruangan, menjauhi keramaian. Ia
mengeluarkan ponsel dan mengirimkan pesan singkat kepada
Sophie. Selamat Tahun Baru.
Ia agak kaget ketika balasan dari Sophie masuk beberapa
detik kemudian. Selamat Tahun Baru, Lucas Ford.
Aku akan kembali ke New York lusa, ketik Lucas.
Hubungi aku kalau kau sudah tiba.
Balasan Sophie membuat senyum Lucas mengembang.
Sampai jumpa di New York.
Setelah itu ia pun bergabung dengan teman-temannya dan
saling mengucapkan Selamat Tahun Baru, saling berjabat ta-
ngan, menepuk punggung, dan berpelukan. Di tengah-tengah
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 246 3/30/2015 10:43:27 AM

