Page 161 - FINAL MANAJEMEN PERUBAHAN 06102016_Neat
P. 161
10/4/2016 Bayi Kembar Siam berhasil dipisahkan di RS Harapan Kita – Mediajakarta.com
Bayi Kembar Siam berhasil dipisahkan di RS Harapan Kita
? admin ? February 21, 2016 ? Berita, Lingkar Jakarta, Metro, Terkini ? 11 Views
Bayi kembar siam yakni Maxon dan Maxen rencananya dioperasi di RS Harapan Kita,
Jakarta Barat pada 20 Februari 2016. Foto : Warta Kota/Andika Panduwinata
JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM, Kabar gembira datang dari dunia kedokteran, Rumah Sakit Harapan Kita,
Jakarta Barat, berhasil memisahkan bayi kembar siam Maxon dan Maxen.
”Alhamdulillah semua lancar sehingga berlangsung lebih cepat dari perkiraan awal,” kata Direktur Medik
dan Keperawatan RSAD Harapan Kita dr Didi Danukusumo SpOg usai proses operasi rampung di RSAD
Harapan Kita seperti dilansir Tv One.
Operasi pemisahan bayi kembar siam, Maxon dan Maxen dilakukan pada hari Sabtu (20/2/2016) di Rumah
Sakit Anak dan Bunda (RSAD) Harapan Kita. Keduanya berhasil dipisah setelah menjalani proses operasi
selama kurang lebih delapan jam. Operasi yang diperkirakan rampung pukul 21.00 WIB, ternyata rampung
sekitar pukul 17.15 WIB.
Usai anastesi yang dipimpin dr Abdul Mun’im Sp.An, proses dilanjutkan dengan pembedahan organ liver
Maxon dan Maxen yang menyatu. Pembedahan dilakukan tim dokter anak yang diketuai dr Alexandra
Sp.BA.
Menurut Alexandra, pemisahan organ vital keduanya tidak menemui kendala. Sebab, sejatinya liver kiri
Maxon dan Maxel hanya sekadar menempel. Berhasil memisahkan kedua liver bayi, proses langsung
disusul dengan pemisahan tulang xipho.
dr Budi Rahmat Sp.BTKV, ketua tim bedah jantung menjelaskan, pihaknya beruntung karena jantung
kedua bayi tidak menyatu. Meski begitu, timnya harus ekstra hati-hati saat memisahkan tulang xipho ini
karena otot dinding dada jadi satu. ”Kami tambahkan korteks untuk diafragma agar pernapasan lebih
kuat,” jelas Budi.
Keduanya pun berhasil terpisah pada pukul 13.00 WIB sebelum kemudian menjalani operasi bedah
plastik. Tindakan ini perlu dilakukan karena kulit bayi tidak bisa ditarik paksa untuk menutup.
http://mediajakarta.com/bayikembarsiamberhasildipisahkandirsharapankita/ 1/2

