Page 24 - MODUL KELAS 6 TEMA 2
P. 24
Ayo Lakukan 3.3 dan 4.3 SBdP
Kamu telah membuat gambar pola lantai, sekarang praktikan bentuk pola lantai yang telah
kamu gambar! Praktikkan bersama dengan teman-temanmu!
Kerjakan di Rumah 3.3 dan 4.3 SBdP
Bersama orang tuamu, carilah video pertunjukkan tari, kemudian putarlah video tersebut
secara saksama! Perhatikan pola lantai tarian tersebut!
Pembelajaran 6
Ayo Membaca 3.4 dan 4.4 Bahasa Indonesia
Bendera merah putih merupakan bendera kebanggaan Indonesia. Guna dapat
mengibarkannya, para pahwalan Indonesia berjuang hingga titik darah penghabisan. Para
pahlawan rela berkorban jiwa dan raga serta bersatu demi mewujudkan kemerdekaan
Indonesia dan mengibarkan bendera merah putih di tanah Indonesia. Bendera merah putih
pada awalnya mendapat sebutan “Bendera Pusaka”, bendera pusaka merah putih dijahit
langsung oleh tangan Ibu Fatmawati.
Bacalah teks berikut ini!
Fatmawati, Sang Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih
Fatmawati adalah salah satu perempuan yang ikut
memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia. Fatmawati adalah putri
tunggal dari pasangan H. Hasan Din dan Siti Chadijjah. Bapak Hasan
merupakan tokoh Muhammadiyah di daerah Bengkulu. Fatmawati
lahir di Bengkulu, tanggal 5 Februari 1923. Ketika Fatmawati masih
kecil ia di sekolahkan di HIS, setelah itu melanjutkan sekolahnya di
sekolah kejuruan yang di pegang oleh organisasi Katolik Belanda.
Ketika di sana Fatmawati aktif berorganisasi di Nasyiatul Aisyiah
dan di sanalah Fatmawati berkenalan dengan Bung Karno. Setelah
kenal tidak lama kemudian Bung Karno menikahi Fatmawati.
Menjelang hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Fatmawati ikut merasakan
betapa sulitnya perjuangan pada masa itu dan akhirnya kemerdekaan dapat diwujudkan.
Bung Karno membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia dan melaksanakan
upacara pengibaran bendera merah putih secara sederhana. Bendera merah putih
pertama kali dijahit sendiri oleh tangan Fatmawati Soekarno dan bendera merah putih
tersebut sampai sekarang di museumkan dan disimpan dengan baik karena merupakan
bendera pusaka.
Di dalam pembuatan bendera merah putih, Fatmawati tidak langsung membuat
sekali jadi. Sebelum tanggal pengesahan beliau sudah membuat bendera merah putih
akan tetapi ukurannya masih terlalu kecil. Akhirnya beliau membuat lagi dengan ukuran
yang lebih besar yakni dengan ukuran 276 × 200 cm. Fatmawati dibantu Lutfi Karyo.
Fatmawati sangat setia menemani Bung Karno ke mana pun ia pergi, karena inilah
Fatmawati banyak mendapatkan simpati dari masyarakat. Selain ramah dan baik hati,
Fatmawati juga mudah bergaul dengan masyarakat.
24 Tematik 6 Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan

