Page 71 - MODUL KELAS 6 TEMA 2
P. 71

Kerjakan di Rumah                                     3.4 dan 4.4 PPKn


                 Bacakan cerita tentang pengalaman menerapkan persatuan dan kesatuan yang telah kamu
                 buat di hadapan orang tuamu! Mintalah orang tuamu untuk memberi komentar terhadap
                 cerita yang telah kamu tulis!


                                                                           Pembelajaran            5


                         Ayo Belajar                                        3.4 dan 4.4 IPS


                 Bacalah teks berikut ini!
                                      Usaha Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
                                         pada Masa Awal Kemerdekaan Indonesia
                     Setelah  Indonesia  merdeka,  perekonomian  Indonesia  memasuki era  yang sangat
                 sulit. Bangsa Indonesia menghadapi gejolak sosial, politik, dan keamanan yang sangat
                 dahsyat, sehingga pertumbuhan ekonomi kurang diperhatikan. Sistem ekonomi autarki
                 yang dikembangkan Jepang memperburuk keadaan ekonomi bangsa Indonesia, ditambah
                 lagi terjadi blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda.
                     Penyebab buruknya keadaan ekonomi pada masa awal kemerdekaan antara lain sebagai
                 berikut.
                 1.  Inflasi yang tak terkendali, inflasi bersumber dari masih beredarnya mata uang rupiah
                     masa pendudukan Jepang yang sulit dikontrol.
                 2.  Adanya blokade ekonomi yang dilakukan oleh pihak Belanda. Blokade laut dimulai pada
                     bulan November 1945 ini menutup pintu keluar-masuk perdagangan RI. Alasannya
                     adalah mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia, mencegah
                     dikeluarkannya hasil-hasil perkebunan milik Belanda, melindungi bangsa Indonesia
                     dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh orang bukan Indonesia.
                 3.  Kas negara kosong, pajak dan bea masuk sangat berkurang, sehingga pendapatan
                     pemerintah makin tidak sebanding dengan pengeluarannya.
                     Di dalam menghadapi krisis ekonomi dan keuangan, pemerintah menempuh berbagai
                 kebijakan sebagai berikut.

                 1.  Pinjaman Nasional
                         Menteri Keuangan Ir. Soerachman dengan persetujuan Badan Pekerja Komite
                     Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) mengadakan pinjaman nasional. Pinjaman akan
                     dikembalikan selama 40 tahun.
                 2.   Konferensi Ekonomi
                         Pada bulan Februari 1946, pemerintah menyelenggarakan Konferensi Ekonomi.
                     Konferensi  membahas  masalah-masalah  yang  paling  mendesak,  di  antaranya
                     meningkatkan hasil produksi pangan, distribusi bahan makanan, masalah sandang,
                     serta status dan administrasi perkebunan asing.
                 3.   Rencana Lima Tahunan (Kasimo Plan)
                         I. J. Kasimo, Menteri Persediaan Makanan mengeluarkan kebijakan rencana produksi
                     lima tahunan yang kemudian dikenal dengan Kasimo Plan. Kasimo Plan berisi anjuran
                     antara lain sebagai berikut.





                                      Tematik 6 Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan                     71
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76