Page 35 - MODUL KELAS 5 TEMA 4
P. 35
1. Mual dan muntah.
2. Sakit kepala hebat yang datang secara tiba-tiba, disertai kaku pada leher dan pusing
berputar (vertigo).
3. Penurunan kesadaran.
4. Sulit menelan (disfagia), sehingga mengakibatkan tersedak.
5. Gangguan pada keseimbangan dan koordinasi.
6. Hilangnya penglihatan secara tiba-tiba atau penglihatan ganda.
Berdasarkan penyebabnya, ada dua jenis strok, yaitu sebagai berikut.
1. Strok Iskemik
Sekitar 80% strok adalah jenis strok iskemik. Strok iskemik terjadi ketika pembuluh
darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyempitan atau
terhambat, sehingga menyebabkan aliran darah ke otak sangat berkurang.
2. Strok Hemoragik
Strok hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan
perdarahan. Pendarahan di otak dapat dipicu oleh beberapa kondisi yang memengaruhi
pembuluh darah.
Menurut riset kesehatan dasar yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI pada
tahun 2016, di Indonesia terdapat lebih dari 2 juta penduduk, atau 12 dari 1000 penduduk,
menderita strok dengan persentase terbesar berasal dari provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu,
strok juga merupakan pembunuh nomor 1 di Indonesia, lebih dari 15% kematian di Indonesia
disebabkan oleh strok. Strok iskemik memiliki kejadian yang lebih sering dibandingkan dengan
strok hemoragik, namun strok hemoragik membunuh lebih sering dibandingkan dengan strok
iskemik. Hipertensi yang diikuti dengan diabetes dan kolesterol tinggi merupakan kondisi yang
paling sering meningkatkan risiko terjadinya strok di Indonesia.
Ayo Lakukan 3.4 dan 4.4 IPA
Carilah informasi untuk melengkapi tabel berikut!
Penyebab Strok
Faktor Kesehatan Faktor Gaya Hidup Faktor Lain
Ayo Memahami 3.3 dan 4.3 SBdP
Properti Tari
Properti merupakan salah satu unsur pendukung dalam tari. Ada tari yang menggunakan
properti tetapi ada juga tidak menggunakan. Properti tari (perlengkapan tari) adalah
perlengkapan yang tidak termasuk kostum, tidak termasuk pula perlengkapan panggung,
tetapi merupakan perlengkapan penari. Misalnya kipas, pedang, tombak, panah, topeng,
dan selendang. Properti yang digunakan ada yang menjadi nama tarian tersebut. Contoh
tari payung menggunakan payung, tari piring menggunakan piring sebagai properti. Kedua
tarian ini berasal dari Sumatra Barat. Tari lawung dari Keraton Yogyakarta menggunakan
lawung (tombak) sebagai properti tarinya.
Ada juga tarian yang menggunakan properti tetapi tidak digunakan sebagai nama tarian.
Contoh tari pakarena menggunakan kipas sebagai propertinya, tari merak menggunakan
selendang, tari serimpi dari Yogyakarta atau Surakarta ada yang menggunakan kipas
sebagai propertinya, Keris atau properti lain. Hal ini hanya beberapa contoh properti yang
digunakan dalam tarian tradisional, masih banyak tari dari daerah lain yang menggunakan
properti sebagai pendukung.
Tari nelayan, tari tani menggunakan tudung kepala dan hampir semua jenis tarian
Tematik 5 Tema 4 Sehat itu Penting 35

