Page 56 - MODUL KELAS 4 TEMA 2
P. 56

Ayo Memahami                                         3.1 dan 4.1 IPS


                                       Tanaman Jarak sebagai Sumber Alternatif
                     Minyak jarak mulai dikenal sebagai sumber energi alternatif biodiesel. Biodiesel dihasilkan
                 dari minyak yang diperoleh dari biji tanaman jarak yang banyak tumbuh di daerah tropis
                 seperti Indonesia. Ketersediaan minyak bumi sangat terbatas dan merupakan sumber daya
                 alam yang tidak dapat diperbarui, sehingga harganya akan makin meningkat. Indonesia yang
                 saat ini dikenal sebagai salah satu negara pengekspor minyak bumi diperkirakan juga akan
                 mengimpor bahan bakar minyak pada 20 tahun mendatang, karena produksi dalam negeri
                 tidak dapat lagi memenuhi permintaan pasar yang meningkat cepat akibat pertumbuhan
                 penduduk dan industri. Guna mengatasi krisis energi, maka kita harus menghemat energi.
                 Selain upaya penghematan, maka upaya untuk mengatasi krisis BBM juga dapat dilakukan
                 dengan mengalihkan pemanfaatan energi fosil (minyak) kepada energi yang terbarukan
                 (renewable energy). Upaya ke arah penyediaan bahan bakar alternatif selain bahan bakar
                 fosil terus diupayakan, antara lain dengan mengubah bentuk mesin serta menyediakan
                 sumber energi lain selain bahan fosil.
                     Di Indonesia, penelitian tentang alternatif pengganti bahan bakar fosil sudah lama
                 dilakukan yaitu dengan mencari bahan baku atau sumber daya alam yang dapat diperbarui.
                 Energi terbarukan yang dapat digunakan adalah etanol dan biodiesel yang bahan bakunya
                 sangat melimpah di Indonesia. Bahan baku biodiesel atau etanol dapat berupa ketela pohon,
                 tetes tebu, kelapa sawit atau biji jarak. Tanaman jarak  dikenal sebagai jarak pagar, dan
                 merupakan tanaman semak yang tumbuh dengan cepat hingga mencapai ketinggian 3–5
                 meter. Tanaman jarak memerlukan iklim yang kering dan panas terutama pada saat berbuah.
                 Suhu yang rendah pada saat penanaman dan pembuangan akan sangat merugikan karena
                 mudah terserang jamur sehingga akan menurunkan produktivitas. Tanaman jarak pagar
                 tergolong tanaman hari panjang, yaitu tanaman yang memerlukan sinar matahari langsung
                 dan terus menerus sepanjang hari.
                     Tanaman tidak boleh terlindung dari tanaman lainnya, yang berakibat akan menghambat
                 pertumbuhannya. Faktor utama yang berpengaruh terhadap tanaman adalah intensitas
                 hujan. Saat ini cara bercocok tanam jarak masih dilakukan secara sederhana, dan biasanya
                 dilakukan bersama-sama dengan tanaman palawija seperti jagung, padi gogo, kedele,
                 kacang tanah dan ketela pohon. Bagian tanaman jarak yang dapat dimanfaatkan adalah
                 biji, akar, daun dan minyak dari bijinya. Bagian daun digunakan sebagai obat untuk penyakit
                 gatal, batuk sesak dan hernia.  Bagian akar digunakan untuk rematik sendi dan tetanus.
                 Bagian biji digunakan untuk mengurangi kesulitan buang air besar (konstipasi), TBC, dan
                 bisul. Minyak jarak dihasilkan dari biji buah jarak dengan proses ekstraksi menggunakan
                 mesin pengepres atau menggunakan pelarut.
                 A.  Proses Pengolahan Minyak Biji Jarak
                     1.  Pengeringan buah jarak untuk mengeluarkan biji dari buah jarak.
                     2.  Pengeringan biji jarak hingga diperoleh kadar biji 48%.
                     3.  Pemisahan kulit (cangkang) dengan daging biji yang yang dapat dilakukan secara
                         manual atau menggunakan mesin pemisah biji jarak.
                     4.  Proses pemanasan daging biji (steam) pada suhu 170 C selama 30 menit.
                                                                              o
                 B.  Proses Pembuatan Minyak Jarak
                         Minyak jarak dapat diperoleh dari biji jarak yang sudah tua dan diproses dengan
                     cara pengepresan. Biji jarak yang digunakan adalah biji jarak pagar dari buah yang
                     sudah cukup tua, yang ditandai dengan kulit buah yang sudah menguning. Buah yang
                     masih berkulit ini kemudian dijemur selama 3 hari hingga kering dan kulitnya menjadi




                56                          Tematik 4 Tema 2 Selalu Berhemat Energi
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61