Page 16 - MODUL KELAS 4 TEMA 5
P. 16

Ayo Menulis                                      3.1 dan 4.1 PPKn


                 Tuliskan sikap-sikapmu yang sesuai dan belum sesuai dengan nilai Pancasila! Tuliskan
                 pula rencana perbaikanmu! Kerjakan pada tabel berikut!
                                                  Sikapku yang Belum
                    Sikapku yang Sesuai           Sesuai dengan Nilai         Rencana Perbaikanku
                    dengan Nilai Pancasila
                                                       Pancasila







                    Kerjakan di Rumah                                     3.1 dan 4.1 PPKn


                 Bagaimana dengan daerahmu? Apakah ada tokoh sejarah? Jika ada, tuliskan hal-hal baik
                 yang bisa kamu contoh dari tokoh tersebut! Diskusikan dengan orang tuamu!


                                                                           Pembelajaran            5


                         Ayo Belajar                                        3.4 dan 4.4 IPS


                 Pernahkah kamu mendengar Gajah Mada? Siapakah Gajah Mada? Bacalah teks berikut
                 dengan cermat!
                                                 Asal-usul Gajah Mada
                     Gajah Mada merupakan salah satu tokoh sentral di Kerajaan Majapahit saat mencapai
                 masa kejayaannya dengan pusat pemerintahan di Wilwatikta atau sekarang dikenal Trowulan,
                 Mojokerto, Jawa Timur. Dinasti yang didirikan oleh Raden Wijaya (wafat tahun 1309) berdarah
                 bangsawan Jawa dan Sunda ini mencapai puncak kejayaan di era Raja Hayam Wuruk.
                     Masa  kejayaan  Majapahit  tidak lepas  dari figur Gajah  Mada,  termasuk  segudang
                 kontroversi cerita yang hingga kini masih berselimut gelap. Karir militernya di Majapahit
                 mulai menanjak setelah dia berhasil menyelamatkan Jayanegara, raja kedua Majapahit
                 dalam peristiwa pemberontakan Ra Kuti tahun 1319.
                     Memang setelah meninggalnya Raden Wijaya, Majapahit disibukkan oleh pemberontakan
                 di  sana-sini  dari  pada  ekspansi  militer  atau  ekonomi  ke  wilayah  baru.  Umumnya
                 pemberontakan terjadi untuk mengambil alih kekuasaan yang dilakukan oleh orang-orang
                 bekas istana, maupun daerah-daerah yang ingin melepas diri dari Majapahit.
                     Dalam Kitab Pararaton diceritakan pemberontakan di zaman Jayanegara dilakukan oleh
                 para Dharmaputra yang tak lain loyalis Raden Wijaya. Pemberontakan ini terjadi karena
                 raja kedua Majapahit ini berdarah campuran Jawa dan etnis Melayu, bukan asli keturunan
                 Kertanagara. Seperti diketahui, bahwa Jayanegara merupakan anak hasil perkawinan antara
                 Raden Wijaya dengan Dara Petak.
                     Pemberontakan ini dipimpin oleh Ra Kuti, seorang perwira Majapahit dari daerah
                 Pajarakan (sekarang Probolinggo, Jawa Timur). Dalam pemberontakan Ra Kuti, Majapahit
                 berhasil direbut dari tangan Jayanegara. Karena kondisi kerajaan sudah tidak kondusif,
                 komandan pasukan Bhayangkara Gajah Mada akhirnya melarikan raja muda bernama lain
                 Raden Kalagemet (jahat dan lemah) ini ke wilayah Badander. Di Jawa Timur saat ini, nama



                16                               Tematik 4 Tema 5 Pahlawanku
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21