Page 29 - MODUL KELAS 4 TEMA 5
P. 29

Bacalah teks berikut!

                                  Sultan Hasanuddin, Ayam Jantan dari Jawa Timur
                       Sultan  Hasanuddin  lahir  di  Makassar,  Sulawesi
                   Selatan, 12 Januari 1631 merupakan Raja Gowa ke-16
                   dan pahlawan nasional Indonesia yang terlahir dengan
                   nama I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang
                   Karaeng Bonto Mangepe.
                       Setelah  memeluk  agama  Islam,  ia  mendapat
                   tambahan  gelar  Sultan  Hasanuddin  Tumenanga  Ri
                   Balla Pangkana, hanya saja lebih dikenal dengan Sultan
                   Hasanuddin saja. Oleh Belanda ia di juluki sebagai “Ayam
                   Jantan dari Timur” atau dalam bahasa Belanda disebut
                   de Haav van de Oesten karena keberaniannya melawan
                   penjajah Belanda. Beliau diangkat menjadi Sultan ke
                   6 Kerajaan Gowa dalam usia 24 tahun (tahun 1655). Beliau merupakan putra kedua
                   dari Sultan Malikussaid, Raja Gowa ke-15. Sultan Hasanuddin memerintah Kerajaan
                   Gowa, ketika Belanda yang diwakili Kompeni sedang berusaha menguasai perdagangan
                   rempah-rempah.
                       Gowa merupakan kerajaan besar di wilayah timur Indonesia yang menguasai jalur
                   perdagangan. Pada tahun 1666, di bawah pimpinan Laksamana Cornelis Speelman,
                   Kompeni  berusaha  menundukkan  kerajaan-kerajaan  kecil,  tetapi  belum  berhasil
                   menundukkan Gowa. Di lain pihak, setelah Sultan Hasanuddin naik takhta, ia berusaha
                   menggabungkan kekuatan kerajaan-kerajaan kecil di Indonesia bagian timur untuk
                   melawan Kompeni. Peperangan antara VOC dan Kerajaan Gowa (Sultan Hasanuddin)
                   dimulai pada tahun 1660.
                       Sultan Hasanuddin akhirnya terdesak dan akhirnya sepakat untuk menandatangani
                   perjanjian paling terkenal yaitu Perjanjian Bongaya pada tanggal 18 November 1667.
                   Pada tanggal 12 April 1668, Sultan Hasanuddin kembali melakukan serangan terhadap
                   Belanda. Namun karena Belanda sudah kuat maka Benteng Sombaopu yang merupakan
                   pertahanan terakhir Kerajaan Gowa berhasil dikuasai Belanda. Hingga akhir hidupnya,
                   Sultan Hasanuddin tetap tidak mau bekerja sama dengan Belanda. Sultan Hasanuddin
                   kemudian mengundurkan diri dari takhta kerajaan dan wafat pada tanggal 12 Juni 1670
                   pada umur 39 tahun.
                       Untuk menghormati jasa-jasanya, Pemerintah memberinya gelar Pahlawan Nasional.
                   Selain itu, nama Sultan Hasanuddin diabadikan sebagai nama jalan, nama bandara dan
                   universitas di Sulawesi.



                       Ayo Menjawab                          3.8 dan 4.8 Bahasa Indonesia


                 Setelah membaca teks tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
                 1.  Siapakah  pahlawan  nasional  Indonesia  yang  terlahir  dengan  nama  I  Mallombasi
                     Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangepe?
                     Jawab:  ...........................................................................................................................
                 2.  Mengapa  Sultan  Hasanuddin  dijuluki  sebagai  “Ayam  Jantan  dari  Timur”  oleh
                     Belanda?
                     Jawab:  ...........................................................................................................................




                                             Tematik 4 Tema 5 Pahlawanku                             29
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34