Page 45 - MODUL KELAS 6 TEMA 5
P. 45
Ayo Lakukan 3.3 dan 4.3 IPS
Buatlah kelompok yang terdiri atas empat orang! Buatlah kliping tentang salah satu komoditas
ekspor Indonesia! Presentasikan klipingmu di depan kelas! Kelompok lain boleh mengajukan
pertanyaan!
Kerjakan di Rumah 3.1 dan 4.1 SBdP
Bersama orang tuamu, buatlah poster yang ditujukan untuk seluruh anggota keluarga!
Pembelajaran 6
Ayo Memahami 3.3 dan 4.3 PPKn
Kisah Sukses Usaha Bengkel Bandi Raup Omzet hingga 20 Juta Perhari
Banyak pria yang memiliki kegemaran mengutak-atik
kendaraan agar tampil beda dari kebanyakan. Begitu
pula dengan Bandi Simarmata. Bermula dari kegemaran
akhirnya Bandi bertekad membuka usaha bengkel di kota
kelahirannya, Sumatra Selatan.
Saat duduk di bangku kuliah, kecintaan Bandi pada
motor belum pupus. Di sinilah dia mulai berpikir untuk
menekuni kecintaan dan hobinya itu menjadi peluang
bisnis. Saat itu, di benaknya terpikir ingin membuka usaha perdagangan, variasi dan
modifikasi serta jasa-jasa lain di bidang otomotif. Bisnis ini makin yakin dia geluti karena
pecinta motor di tempatnya banyak tapi belum ada tempat perawatan mesin. Sejak berada di
bangku kuliah Bandi mendapatkan ilmu dan sekarang Bandi ingin menerapkannya sebagai
peluang usaha.
Gagasannya ini sempat ditentang orang tuanya, yang menginginkan Bandi bekerja
di kantor atau menjadi pegawai negeri. Tak sia-sia, usaha Bandi membujuk orang tuanya
berhasil. Dia bahkan mendapatkan suntikan dana awal Rp13 juta dan sepetak kios juga
dipinjamkan. Uang tersebut ia pakai untuk belanja suku cadang, aksesori dan berbagai
keperluan bengkel. Sesampainya di lokasi jual beli, dia malah kebingungan dengan berbagai
macam aksesoris dan suku cadang yang dijajakan.
Dia tidak menyerah. Bandi memutuskan untuk banyak berkonsultasi dengan mereka yang
sudah banyak asam garam dengan otomotif termasuk ke penjual dan sesama pembeli.
Setelah berbelanja, dia pulang ke kampung halaman dan membuka usahanya. Semula
orang agak aneh dengan usaha yang ditawarkan bengkel Hot Variasi milik Bandi. Maklum
jasa yang dia tawarkan bukan untuk memperbaiki sepeda motor, melainkan modifikasi dan
variasi model. Butuh waktu lama untuk orang berminat singgah ke kiosnya. Tapi itu tidak
menjadi masalah untuk Bandi. Di tengah kegigihannya menjalankan usaha tersebut, ada
jalan terjal yang harus dilalui.
Masalah pertama yang dihadapi Bandi begitu berat. Kiosnya dilalap api. Hancur sekali
Bandi kala itu, meski banyak barang yang masih bisa diselamatkan. Dia kembali bangkit dan
terus semangat membangun usaha ini. Dia mencari ide kreatif lain. Guna pemancing tamu
ke kiosnya, dia coba membuat lomba modifikasi motor. Beruntung, idenya disambut baik.
Tematik 6 Tema 5 Wirausaha 125

