Page 65 - MODUL KELAS 4 TEMA 1
P. 65
Pembelajaran 1
Ayo Membaca 3.2 dan 4.2 Bahasa Indonesia
Makanan juga merupakan hasil budaya. Di setiap daerah, terdapat makanan khas. Rasa
dari setiap makanan khas berbeda-beda. Ada yang cenderung pedas, asin, dan manis.
Semua itu karena masyarakat di setiap daerah memiliki rasa kesukaan masing-masing.
Makanan dari Jawa Tengah dan Yogyakarta cenderung manis. Gudeg salah satunya.
Gudeg terbuat dari nangka muda. Rasanya cenderung manis. Sekarang mari kita cari tahu
tentang gudeg!
Gudeg Makanan Khas Yogyakarta
Gudeg adalah masakan khas Yogjakarta, dibuat dari
nangka muda, gula merah, dan bumbu yang dimasak
hingga berjam-jam. Karena kekhasannya tersebut, jika
ke Yogyakarta tanpa makan gudeg, belumlah afdal.
Gudeg dimakan bersama nasi dan lauk pelengkapnya
untuk menetralisir rasa manis dari gudeg. Lauk yang
selalu setia mendampingi gudeg adalah areh (santan
kental) dan sambal krecek, tahu atau tempe, telur atau
ayam, tergantung selera.
Di Yogyakarta dikenal ada 2 jenis gudeg, yaitu gudeg
kering dan gudeg basah.
Gudeg kering disajikan dengan areh yang kental dan
sambal krecek yang dimasak kering. Gudeg kering tahan
beberapa hari, sehingga biasanya dijadikan oleh-oleh
khas Jogja.
Gudeg basah disajikan dengan areh yang encer dan
sambal krecek yang basah. Gudeg basah tidak tahan lama, sehingga hanya bisa dinikmati
di Yogyakarta saja, kalaupun untuk oleh-oleh hanya yang menempuh perjalanan singkat.
Gudeg basah mudah dijumpai pada pagi hari sebagai sarapan.
Pernahkah kamu mencoba salah satu makanan tradisional dari daerah lain? Ceritakan
pengalamanmu dalam bentuk tulisan! Tulisanmu dapat memuat tempat kamu makan, asal
makanan tradisional, bagaimana makanan dibuat, dan juga bagaimana rasa masakan
tersebut.
Tematik 4 Tema 1 65

