Page 48 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 48
Pembelajaran 6
Ayo Memahami 3.4 dan 4.4 PPKn
Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong
Kekeluargaan berasal dari kata keluarga yang mendapat awalan ke- dan akhiran -an.
Keluarga sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, kula artinya saya dan warga yang artinya
orang disekitar kita. Keluarga memiliki makna orang yang masih sealiran darah dengan kita.
Keluarga adalah satu unit sosial yang terdiri dari dua atau lebih orang yang dihubungkan
oleh ikatan darah, ikatan perkawinan, atau adopsi dan hidup/tinggal serumah atau mungkin
tidak serumah.
Kekeluargaan didasarkan pada rasa kekeluargaan, seperti rasa saling menyayangi
yang tinggi dan bertanggung jawab dalam mempertahankan nilai-nilai keluarga. Sikap
kekeluargaan dalam masyarakat Indonesia bukan hanya didasarkan oleh ikatan darah.
Sikap kekeluargaan sudah ada dalam masyarakat Indonesia sejak dulu.
Dalam masyarakat kita dikenal sikap saling mengembangkan, saling mengasihi dan
saling melindungi di antara warga masyarakat. Istilah torang samua besudara di masyarakat
Manado, semboyan silih, asah, asih, dan asuh dalam masyarakat Jawa Barat merupakan
contoh nilai kekeluargaan dipelihara dalam masyarakat. Adanya nilai-nilai tersebut
menimbulkan keakraban dan rasa dekat seperti layaknya keluarga dan masyarakat.
Nilai-nilai kekeluargaan yang harus kita jaga, kita pelihara, kita lestarikan dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara antara lain, nilai cinta dan kasih
sayang, saling mencintai dan menyayangi, saling mengasihi dan melindungi kebersamaan
dan kesamaan, persatuan dan kesatuan, serta rasa tanggung jawab.
Sedangkan gotong royong merupakan suatu istilah asli Indonesia yang berarti bekerja
bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Bersama-sama dengan
musyawarah, Pancasila, hukum adat, ketuhanan, dan kekeluargaan.
Sikap gotong royong adalah bekerja bersama-sama dalam menyelesaikan pekerjaan
dan secara bersama-sama menikmati hasil pekerjaan tersebut secara adil. Atau suatu
usaha atau pekerjaan yang dilakukan tanpa pamrih dan secara sukarela oleh semua warga
menurut batas kemampuannya masing-masing. Arti penting gotong royong bagi masyarakat
Indonesia antara lain sebagai berikut.
1. Manusia tidak hidup sendiri melainkan hidup bersama dengan orang lain atau lingkungan
sosial.
2. Pada dasarnya manusia itu tergantung pada manusia lainnya.
3. Manusia perlu menjaga hubungan baik dengan sesamanya.
4. Manusia perlu menyesuaikan dirinya dengan anggota masyarakat yang lain.
Manfaat gotong royong bagi masyarakat Indonesia antara lain sebagai berikut.
1. Memperingan, mempermudah, mempercepat suatu pekerjaan.
2. Mempererat rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan.
3. Memperkuat silaturahim, persamaan dan kesamaan.
4. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sifat gotong royong dan kekeluargaan di daerah pedesaan lebih menonjol dalam pola
kehidupan mereka, seperti memperbaiki dan membersihkan jalan, atau membangun/
memperbaiki rumah. Sedangkan di daerah perkotaan gotong royong dapat dijumpai dalam
kegiatan kerja bakti di RT/RW, di sekolah dan bahkan di kantor-kantor, misalnya pada saat
memperingati hari-hari besar nasional dan keagamaan, mereka bekerja tanpa imbalan jasa,
128 Tematik 5 Tema 5 Ekosistem

