Page 64 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 64
pikiran adalah suatu hal yang dibahas atau diungkapkan dalam sebuah bacaan. Pokok
pikiran diungkapkan dengan kata-kata atau frase. Letak pokok pikiran di awal paragraf
disebut (deduktif), di akhir paragraf disebut (induktif), dan di awal dan di akhir paragraf
adalah (deduktif-induktif).
Dalam paragraf berjenis narasi, dari deskripsi utama dapat tersebar di seluruh kalimat.
Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf dan
biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat
lainnya dalam bentuk kalimat penjelas. Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan
penjelasan tambahan atau detail dari rincian pokok suatu paragraf. Suatu paragraf yang
baik adalah terdapat ide atau gagasan yang menarik dan diperlukan untuk merangkai
keseluruhan tulisan serta kalimat yang satu dan yang lain saling berkaitan dan berhubungan
dengan wajar. Cara menemukan ide pokok suatu bacaan sebagai berikut.
1. Membaca dari keseluruhan teks bacaan.
2. Memahami isi bacaan teks bacaan tersebut.
3. Menemukan ide pokok bacaan.
Ayo Lakukan 3.7 dan 4.7 Bahasa Indonesia
Temukan gagasan utama teks berjudul “Pengaruh Letak Geografis Indonesia terhadap
Kehidupan Sosial Budaya”! Tuliskan juga informasi penting dari masing-masing paragraf.
Kerjakan pada buku tugasmu!
Ayo Membaca 3.4 dan 4.4 PPKn
Bacalah teks tentang bentuk kerukunan dan persatuan berikut ini!
Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, Simbol Persatuan dalam Perbedaan
Indonesia merupakan negara yang kaya akan aneka budaya dan agama. Berbagai
agama hidup di Tanah Air. Sebagai ibu kota negara, keanekaragaman budaya dan agama
yang dimiliki Indonesia dapat terlihat di Jakarta. Meski berbeda, perbedaan itu tak menjadi
penghalang bagi warga untuk menjalani kehidupan sosialnya. Sebab, toleransi di kalangan
umat beragama di Indonesia sejak dulu telah dipupuk dengan baik. Masyarakat Indonesia
sangat menghargai indahnya perbedaan.
Di ibu kota, keindahan toleransi tersebut disimbolkan dengan Masjid Istiqlal dan
Gereja Katedral yang dibangun bersebelahan. Masjid Istikal menjadi masjid terbesar di
Asia Tenggara, sementara Gereja Katedral merupakan gereja peninggalan Belanda yang
juga besar dan megah, bergaya Gothik ala Eropa. Rupanya, Presiden Republik Indonesia
Pertama, Soekarno, memang telah mendesain kedua tempat ibadah ini agar dapat menjadi
contoh teladan keharmonisan umat beragama di Indonesia.
Sejak pertama kali dicetuskan gagasan untuk membuat masjid terbesar di Indonesia,
Presiden Soekarno sudah memiliki ide untuk membangun Masjid Istiqlal berdekatan dengan
Gereja Katedral yang telah dibangun lebih dulu pada tahun 1901. Saat itu Soekarno
menghendaki Masjid Istiqlal dibangun berdampingan dengan Gereja Katedral untuk
melambangkan semangat persaudaraan, persatuan dan toleransi beragama sesuai dasar
negara Indonesia, yakni Pancasila.
Indahnya perbedaan juga terlihat dari arsitek yang mendesain Masjid Istiqlal, yakni
Fredrerich Silaban, yang beragama Kristen Katolik. Desain masjid Frederich yang
bertemakan ketuhanan membuatnya menjadi juara dalam sayembara rancangan Masjid
Istiqlal pada tahun 1955.
144 Tematik 5 Tema 5 Ekosistem

