Page 6 - PowerPoint Template
P. 6

Ada beberapa cara penilaian usulan investasi didasarkan pada aliran kas (cash Flow) dan

           bukan pada keuntungan yang dilaporkan dalam buku karena untuk mendapatkan keuntungan
           tambahan,  kita  harus  mempunyai  kas  untuk  ditanamkan  kembali.  Kita  mengetahui  bahwa

           keuntungan  yang  dilaporkan    dalam  buku  belum  pasti  dalam  bentuk  kas,  sehingga  dengan

           demikian perusahaan dapat mempunyai jumlah kas yang lebih besar, atau lebih kecil daripada
           jumlah  keuntungan  yang  dilaporkan  dalam  buku.  Setiap  usulan  pengeluaran    modal  selalu

           mengandung  dua  macam  aliran  kas  (cash  Flow)  yaitu  aliran  kas  keluar  netto  yaitu  kas  yang
           diperlukan untuk investasi baru dan aliran kas netto yaitu sebagai hasil dari investasi baru tersebut

           yang  sering  disebut  proceeds.  Proceeds  dapat  dihitung  dari  Earning  After  taxes  ditambah

           penyusutan.
                  Adapun  kreteria  yang  biasa  digunakan  untuk  menentukan  kelayakan  suatu  usaha  atau

           investasi adalah :(1) Payback Period (PP), (2) Average Rate Of Return (ARR), (3)Net Present

           Value (NPV), (4) Internal Rate Of Return (IRR), (5) Profitability Index (PI), dan (6) Serta berbagai
           rasio keuangan seperti ratio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas (Riyanto : 1995).

           Penggunaan rasio keuangan ini sebaiknya digunakan atas pemberian pinjaman kepada usaha
           yang sudah pernah berjalan sebelumnya atau sedang berjalan.

           1.  Payback Period (PP)

                         Metode ini mencoba mengukur  seberapa cepat investasi bisa kembali. Karena itu
               satuan hasilnya bukan persentase, tetapi satuan waktu ( bulan, tahun, dan sebagainya). Kalau

               perode  payback  ini  lebih  pendek  daripada  yang  disyaratkan,  maka  proyek  dikatakan
               menguntungkan, sedangkan kalau lebih lama proyek ditolak.  Karena metode ini mengukur

               cepatnya suatu investasi bisa kembali, maka dasar yang dipergunakan  adalah aliran kas,

               bukan laba, untuk itu harus terlebih dahulu dihitung  aliran kas dari proyek tersebut.
                         Masalah  utama  dari  metode  ini  adalah  sulitnya  menentukan  periode  payback

               maksimum yang disyaratkan, untuk dipergunakan sebagai angka pembanding, memang tidak
               ada pedoman yang bisa dipakai untuk menentukan payback maksimum ini. Dalam prakteknya

               yang  dipergunakan  adalah  payback  umumnya  dari  perusahaan-perusahaan  yang  sejenis.
               Kelemahan dari  metode ini antara lain diabaikannya nilai waktu dari uang, dan diabaikannya

               aliran kas setelah periode payback.

                         Meskipun  diakui  adanya  kelemahan-kelemahan  metode  ini,  dalam  prakteknya
               masih  banyak  organisasi  yang  menggunakan  metode  payback  period  sebagai  pelengkap






      UNDIKSHA                                                                                                   6
             2022
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11