Page 29 - Media E-book Protista
P. 29

a) Siklus hidup dalam inang tetap (manusia)

                 1. Ketika  nyamuk  Anopheles  betina  menghhisap  darah
                     manusia,  nyamuk  tersebut  mengeluarkan  air  liur  yang

                     mengandung  sporozoit,  kemudian  dimasukkan  kedalam

                     tubuh inang.
                 2. Sporozoit kemudian mengikuti aliran darah menuju hati

                     dan  bersembunyi  di  dalam  sel-sel  hati  selama  lebih

                     kurang tiga hari. Fase ini disebut eksoeritrositer.
                 3. Setelah tiga hari, sporozoit keluar dari organ hati.

                 4. Sporozoit  kemudian  menyerang  dan  memasuki  sel-sel

                     darah  merah.  Di  dalam  sel  darah  merah,  sporozoit
                     berubah menjadi trofozoit.

                 5. Trofozoit  selanjutnya  berubah  menjadi  spora  aseksual

                     yang disebut merozoit.

                 6. Merozoit  kemudian  memecahkan  sel  darah  merah  dan
                     menyerang sel darah merah yang lain. Proses pembiakan

                     aseksual  tersebut  terus  berulang.  Proses  ini  disebut

                     sporulasi  yang  menyebabkan                       penderita  mengalami

                     demam tinggi karena terjadi kerusakan sel darah merah.
                 7. Setelah  satu  periode  skizogoni,  di  antara  merozoit  ada

                     yang berubah menjadi gametosit untuk persiapan menjadi

                     mikro dan makrogamet. Ketika darah si penderita digigit
                     oleh nyamuk Anopheles               dan gametosit ikut terisap, maka

                     siklus  hidup  Plasmodium  berlanjut  dengan  stadium

                     gamagoni.













                                                     22
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34