Page 94 - E-MODUL PBL-RWA SISWA KLS 8-ANINDA
P. 94
Aninda Ayu K., dkk E-Modul Guru PBL-RWA
Aplikasi di Dunia Nyata (Real World Application)
Efek Kecanduan Pil PCC Menyebabkan Halusinasi hingga
Kematian
Sumber : nasional.okezone.com
Gambar 3.3 Efek dari konsumsi pil pcc adalah tidak dapat mengendalikan tubuhnya sendiri
Jakarta (2017) - Penggunaan obat PCC (paracetamol, caffeine, dan
carisoprodol) membuat heboh warga Kendari. Beberapa penggunanya ada yang
berhalusinasi, lari ke laut hingga tenggelam. Obat itu juga telah merenggut nyawa
sejumlah orang. Seperti kejadian yang dialami seorang siswa SD berinisial R asal
Kendari yang tewas akibat overdosis PCC. Bocah itu juga mencampur PCC dengan
Somadril dan Tramadol.
Efek mengerikan dari PCC juga dialami Riski (20), warga Kendari, Sulawesi
Tenggara. Ayah Riski, Rauf, mengatakan anaknya diketahui mengonsumsi obat
bersama adiknya. Awalnya Riski berhalusinasi hingga melompat ke got depan
rumah. Korban kakak-adik ini merasa kepanasan, efek dari obat yang
dikonsumsinya. Sang kakak berlari ke arah laut dan menceburkan diri. Sayangnya,
ia tenggelam dan ditemukan sudah tidak bernyawa.
Dari keterangan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, obat PCC dapat
menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Data Dinas Kesehatan Sulawesi
Tenggara mengatakan saat ini sudah terdapat 60 korban penyalahgunaan obat PCC
yang dirawat di tiga RS. Korban dirawat di RSJ Kendari (46 orang), RS Kota Kendari
(9 orang), dan RS Provinsi Bahteramas (5 orang). Pasien yang dirawat berusia
antara 15-22 tahun mengalami gangguan kepribadian dan gangguan disorientasi,
sebagian datang dalam kondisi delirium setelah menggunakan obat berbentuk tablet
berwarna putih bertulisan 'PCC' dengan kandungan obat belum diketahui.
dr Hari Nugroho dari Institute Of Mental Health Addiction and Neurosience
(IMAN) mengatakan obat PCC sebenarnya merupakan obat yang bersifat relaksan
atau yang berfungsi untuk melemahkan otot-otot kejang. Jika dikonsumsi berbutir-
butir, efek yang ditimbulkan adalah perasaan 'fly'. PCC sendiri termasuk obat keras.
Obat tersebut tidak bisa dikonsumsi sembarangan dan harus dengan izin dokter.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan PCC
digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan obat sakit jantung. Selain itu, Arman
74

