Page 15 - PERTUMBUHAN SI HIJAU
P. 15

Pengukuran





































                                                                             Pengukuran dan Sistem Satuan





                                                                                                           dalam Fisika
















                               Dalam ilmu fisika, komponen besaran dan satuan merupakan satu kesatuan yang



                               tidak dapat dipisahkan satu sama lain, misalnya tinggi seseorang adalah 175 cm



                               (175 merupakan besaran dan cm merupakan satuan). Besaran dan satuan yang


                               digunakan  dalam  fisika  merupakan  besaran  baku  yang  berlaku  secara



                               internasional.





                             Menurut  Umar  (1991)  pengukuran  adalah  suatu  kegiatan  untuk  mendapatkan



                             informasi data secara kuantitatif. Hasil dari pengukuran dapat berupa informasi-



                             informasi atau data yang dinyatakan dalam berntuk angka ataupun uraian yang


                             sangat berguna dalam pengambilan keputusan, oleh karena itu mutu informasi



                             haruslah  akurat.  Pengukuran  adalah  membandingkan  besaran  dengan  sebuah



                             satuan.










                                                                                                         Informasi penting!!










                                                             Dalam  fisika  kegiatan  mengukur  memiliki  peranan  yang  sangat


                                                             penting.  Semua  besaran  yang  dikaji  dalam  fisika  dapat  diukur  baik


                                                             secara  langsung  maupun  tidak  langsung.  Pengukuran  dalam  fisika


                                                             bertujuan  untuk  memperoleh  data  empiris  untuk  mendukung  suatu


                                                             teori  yang  logis.Oleh  karena  itu,  para  ilmuwan  fisika  membuat  suatu



                                                             alat ukur yang baku misalnya penggaris, meteran, jangka sorong, dan


                                                             sebagainya.    Salah  satu  ilmuwan  yang  sangat  penting  terhadap


                                                             pengukuran adalah Samuel Siegfried Karl Ritter von Basch pada tahun


                                                             1881, dan dikembangkan lebih lanjut oleh Scipione Riva-Rocci (1896),



                                                             dan Harvey Cushing (1901). Yang mengembangkan alat ukur.
















               2            ILMU PENGETAHUAN ALAM  PERTUMBUHAN SI HIJAU
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20