Page 11 - Janganlah Sombong
P. 11
Dalam waktu yang singkat, Kelinci hampir sampai di garis
akhir. Dia berhenti lagi dan mendekati pohon di dekatnya.
“Aku mengantuk setelah sarapan. Sebaiknya aku duduk di
bawah pohon ini dan tidur siang,” kata Kelinci.
Kelinci pun tidur siang dengan nyenyak. Dia yakin bahwa
dia akan tetap menang balapan. Tidak seperti Kelinci, Ku-
ra-kura terus berjalan, walaupun sangat lambat. Dia terus
berjalan dengan percaya diri melewati Kelinci yang tertidur
nyenyak.
Tidak lama kemudian, Kelinci terbangun. Dia melihat ke
jalan, tapi Kura-kura masih belum terlihat. Sambil tertawa,
Kelinci berdiri hendak menyelesaikan balapan. Dia berjalan
menuju garis akhir dengan lambat.
Kelinci sangat terkejut. Ternyata, Kura-kura sudah
mendekati garis akhir. Lalu, dia berlari dengan sekuat
tenaga untuk melewati Kura-kura, tapi terlambat. Kura-
kura sudah tiba di garis akhir terlebih dahulu.
Hewan-hewan yang menunggu di garis akhir sangat
senang karena Kura-kura berhasil mengalahkan Kelinci.
Mereka melemparkan Kura-kura ke udara dengan penuh
suka cita. Sementara itu, Kelinci berdiri di pojok dengan
sangat sedih.
Kemudian, Kura-kura mendekati Kelinci dan berkata,
“Tuan Kelinci, yang penting itu konsisten dalam melakukan
segala sesuatu. Kesombongan itu merupakan kelemahan.”
“Aku mengalahkanmu bukan karena aku lebih cepat, tetapi
aku lebih bijak dan melakukan segala sesuatu dengan
serius,” lanjutnya.
Mendengar nasihat Kura-kura, Kelinci menyadari
kesalahannya. Dia tidak pernah sombong lagi setelah itu.

