Page 8 - Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
P. 8

Materi











               3. Larutan Non Elektrolit
               Ciri-cirinya :

                1. Tidak dapat terionisasi
               2. Tidak dapat menghantarkan arus listrik atau isolator
               3. Tetapan atau derajat ionisasi (α)α= 0
              Contoh:

                1. UREA(CO(NH )  )
                                   2 2
               2. Glukosa(C  H  O  )
                               6   12  6
               3. Etanol(C H OH)
                             2  2
               4. Sukrosa(C   H  O  )
                               12  22  11




        Adapun senyawa penyusun larutan elektrolit yaitu :


        A. Senyawa Ion




















                      Semua  senyawa  ion  merupakan  senyawa  elektrolit  sehingga  bila
            dilarutkan  dalam  air  akan  terdisosiasi  menjadi  ion  negatif  dan  ion
            positif.  Senyawa  ion  dalam  keadaan  padat  tidak  dapat  menghantarkan

            listrik  karena  antara  ion  positif  dan  ion  negatifnya  terikat  dengan
            kuat.Sedangkan  bila  senyawa  ion  dalam  keadaan  lelehan  dapat
            menghantarkan arus listrik karena antara ion positif dan ion negatifnya
            dapat bergerak bebas.

                     NaCl merupakan senyawa ion. Jika kristal NaCl dilarutkan dalam air,
                                                        +
                                                                                   -
            maka  ikatan  antara  ion  positif  Na    dan  ion  negatif  Cl    terputus  dan  ion-
            ion  itu  berinteraksi  dengan  molekul  air.  Ion-ion  ini  dikelilingi  oleh
            molekul air. Peristiwa ini disebut hidrasi. Dalam keadaan terhidrasi, ion-

            ion bebas bergerak di seluruh bagian larutan.



                                                           6
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13