Page 39 - E-MAGAZINE FIX23
P. 39
CONTOH EKOSISTEM BUATAN
3. Perkebunan Kakao (Coklat)
Sumber : Dokumen Pribadi yang diambil langsung oleh peneliti di lokasi penelitian
Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komuditas perkebunan yang
memiliki peranan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di
Indonesia, khususnya di sentra-sentra pengembangan Kakao.
Kakao merupakan tanaman tahunan yang dapat mulai berbuah pada umur 4 tahun, dan apabila
dikelola secara tepat maka masa produksinya dapat bertahan lebih dari 25 tahun. Dalam skala
perkebunan penanaman Kakao di Indonesia dimulai pada tahun 1780 di Minahasa selanjutnya pada
tahun 1858 dikembangkan di Ambon serta Seram kepulauan Maluku. Di Jawa penanaman Kakao
berkembang secara pesat pada awal abad 19 sebagai tanaman pengganti kopi yang rusak oleh
serangan penyakit karat daun. Adapun komponen abiotik yang khas antara lain (a) cahaya
matahari, kakao dibutuhkan sinar matahari yang masuk sekitar 60 – 80 % dari cahaya langsung dan
(b) tanah, kakao memerlukan tanah yang subur dengan kedalaman minimum 150 cm. Hal ini karena
akar tunggang tanaman memerlukan ruangan yang luas untuk pertumbuhannya agar akar
tunggang tidak kerdil dan bengkok. (Hasan, 2015)

