Page 45 - Hal 1
P. 45
Contoh Siklus Daur Biogeokimia
pada Ekosistem Mangrove
3. Siklus Fosfor
Fosfor merupakan salah satu senyawa unsur hara yang
penting karena akan diabsobsi oleh fitoplankton dan
masuk kedalam rantai makanan. Fosfor dalam bentuk
fosfat merupakan mikronutrien yang diperlukan dalam
jumlah kecil namun sangat esensial bagi organisme
akuatik. Kekurangan fosfat juga dapat menghambat
pertumbuhan fitoplankton. Sumber- sumber alami fosfor
diperairan adalah pelapukan batuan mineral dan
dekomposisi bahan organik (Effendi, 2003).
Fosfor tidak ditemukan bebas sebagai elemen, melainkan
dalam bentuk senyawa organik terlarut. Fosfor
membentuk kompleks dengan ion besi dan kalsium pada
kondisi aerob, bersifat larut dan mengendap pada
sedimen sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh alga
akuatik. Fosfor yang terdapat dalam air laut umumnya
berasal dari dekomposisi organisme yang sudah mati
(Thaher, 2013).
Fosfor satu-satunya daur zat yang tidak berupa gas,
sehingga daurnya tidak melalui udara. Sebagian besar
fosfor mengalir ke laut dan terikat pada endapan di
perairan atau dasar laut. Begitu sampai di laut hanya
ada dua mekanisme untuk daur ulangnya ke ekosistem
darat, salah satunya melalui burung-burung laut yang
mengambil fosfor melalui rantai makanan laut dan
mengembalikan ke darat melalui kotorannya kemudian
masuk ke rantai makanan.

