Page 17 - MEKANIKA ROTASI-SMA KELAS XI
P. 17
bentuk awalnya, namun gravitasinya Sama dengan teori yang pertama,
jauh berkali-kali lebih kuat dari pada tumbukan tersebut menghasilkan
sebelumnya. Bahkan ia mampu ledakan, namun periodenya sangat
menghisap sebuah planet yang terlalu singkat (kurang dari dua detik) sehingga
dekat dengannya. disebut short gamma ray burst. Akan
tetapu energi yang dihasilkan itu
Pada saat runtuh dan mencapai bernilai saling berkebalikan, teori yang
titik kritisnya, bintang ini menghasilkan pertama memiliki energi yang lebih
ledakan yang sangat kuat yang disebut rendah dari pada teori yang kedua
supernova. Ledakan yang merupakan karena ia berlangsung lebih lama.
“hembusan terakhir dari bintang yang
sekarat” ini, memberi semacam sinyal Black hole ini juga berotasi, karena
SOS yang berhasil diterima oleh pada saat ia masih berbentuk bintang,
ilmuwan di bumi, sehingga mereka kita tahu bahwa bintang berotasi,
mampu mendeteksi dan mengetahui sehingga saat ia runtuh ke bentuk yang
terbentuknya black hole. lebih kecil, bukan berarti ia berhenti
berotasi, karena momentum sudut pada
Dilansir dari situs sebuah benda tidak akan mencapai nilai
physicsoftheuniverse.com ,serta nol.
penjelasan yang dipaparkan oleh
Stephen Hawking dalam bukunya A Bayangkan seperti orang yang
Brief History of Time,teori ledakan yang bermain ski, saat ia menarik tangan
pertama ini disebut long gamma ray atau kakinya mendekati sumbu
burst, disebut demikian karena ledakan rotasinya, ia akan berputar lebih cepat.
yang dihasilkan memancarkan sebuah Begitu pula yang terjadi pada black hole,
sinar gamma yang sangat kuat,dan momentum sudutnya tidak bernilai nol,
waktunya berlangsung cukup lama, justru berkebalikan, nilai momentum
yaitu lebih dari 2 detik. Sehingga sudutnya akan bertambah lebih besar,
berhasil terdeteksi oleh ilmuwan di sehingga ia berputar lebih cepat
bumi. Sedangkan teori yang kedua, terhadap pusatnya.
berbeda dengan yang pertama. [6]
Dijelaskan bahwa black hole dapat
terbentuk oleh dua buah bintang
neutron yang saling mengorbit satu
sama lain kemudian karena tertarik
gravitasinya masing-masing, mereka
bertumbukan dan akhirnya membentuk
sebuah black hole.
Gambar 3.5.3 Gambar Black Hole Yang Berhasil
Diabadikan Oleh Nasa untuk pertama kali.
Sumber : www.nasa.gov
17

