Page 7 - MEKANIKA ROTASI-SMA KELAS XI
P. 7

Beberapa hal mengenai torsi:
                    Torsi akan bernilai positif jika          B. MOMEN INERSIA
                       menyebabkan      benda     bergerak
                       searah jarum jam (clockwise).               Konsep momen inersia pertama kali
                                                               dicetuskan oleh Leonhard Euler. Momen
                    Torsi akan bernilai negatif jika          inersia didefinisikan sebagai kelembaman
                       menyebabkan      benda     bergerak     suatu   benda    untuk   berputar    pada
                       berlawanan         arah       jarum     porosnya.     Besar    momen       inersia
                       jam(counterclockwise).                  bergantung pada bentuk benda dan posisi
                                                               sumbu putar benda. Apabila terdapat
                    Setiap gaya yang arahnya tidak            sebuah partikel bermassa m yang berotasi
                       berpusat pada pusat massa benda,        terhadap   sumbunya     (r),  makamomen
                       dapat dikatakn memberikan torsi         inersia partikel tersebut diketahui dengan :
                       kepada benda tersebut.

                   Torsi atau momen gaya dirumuskan
                   dengan:


                               τ   r   F sin θ




                    Ket:
                      = Torsi (Nm)
                    r = lengan gaya (m)
                    F = gaya yang diberikan tegak lurus
                    dengan lengan gaya (N)                           Gambar 2.3. Ilustrasi momen inersia pada
                                                                     suatu benda. Sumber: Studiobelajar.com

                                                                   Momen inersia dirumuskan dengan :
                       Apabila pada sebuah benda bekerja
                   lebih dari satu gaya, sehingga resultan                       I    m  r  2
                   dari momen gaya terhadap tersebut                            2        2         2
                   adalah jumlah seluruh momen gaya                    I   m 1   r 1   m 2   r 2   m 3   r 3   ...
                   yang dihasilkan dari masing-masing          Ket:
                   gaya yang bekerja.                          I = momen inersia (kg/m )
                                                                                      2
                                                               r= jari-jari (m)
                                                               m= massa benda (kg)























                    7
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12