Page 6 - Bahasa Arab Dasar
P. 6

-  Idhofah (disandarkan)

                                Jika suatu kata bahasa Arab bisa disandarkan dengan kata lainnya maka sudah
                           pasti itu isim, misalnya:
                                                                                                           َ


                                                                     ُ َ َّ

                                                                                       ُ ُ َ َّ
                                ب


                                  ا
                                                                                 م

                                                               د

                                                                 م

                           Kata   ت َ   ك disandarkan dengan kata   ح   م menjadi   ح      م    با َ    ك   ت  maka kata  باتك
                                                                               د

                                     ِ
                                                                                           ِ
                                                                                                            ِ
                           sudah pasti isim. Prinsipnya dalam idhofah adalah kata kedua harus Jar/kasrah. Seperti
                                                     َ ُ            َّ َ ُ
                                                     َّ

                           pada contoh di atas kata  دمحم menjadi  دمحم.
                                                      ً                                  َ

                                                                                     ِ
                     2) Dapat dimasuki Tanwin )ـــــــــــــــــــــ/ـــــــــــــــــــــ /ـــــــــــــــــــ( kita lihat pada kata دجسم yang tanpa harokat
                                                                                           َ
                                                                                                          َ
                                                                                              ً   َ
                        akhir. Kata tersebut bisa menerima kehadiran Tanwin seperti  دجسم     ادجسم      دجسم.
                                                                                       ِ
                                                                                                ِ
                                                                                                        ِ
                                                                         ً

                        Perbedaan antara pengunaan Tanwin (ـــــــــــــــــــ) atau (ـــــــــــــــــــــ) atau (ـــــــــــــــــــــ) tergantung posisi kata
                        tersebut dalam sebuah kalimat. Insya Allah penjelasannya akan dibahas di pembahasan
                        lain.
                     3) Dapat dimasuki AL (لا) seperti pada contoh:
                                                     َ

                                              د
                                Kata  masjid  (  س    م)  memungkinkan  kita  untuk  menambahkan  AL  (لا)  ke
                                                ج

                                                 ِ
                        dalam kata tersebut. Sehingga, ketika dimasuki لا maka kata tersebut berubah menjadi


                         ُ   َ    َ                   َ َ َ                      ُ  َ َ َ    َ
                          ِ
                          دجسمـلا. Begitupula kata  ةسردم ditambah لا menjadi  ةسردمـلا. Perlu diperhatikan

                        bahwa harakat _ __  akan berubah menjadi _ُ__ ketika sebuah isim ditambah AL. Itu
                        prinsip dasarnya.
   1   2   3   4   5   6   7   8