Page 18 - MODUL termokimia br
P. 18

Reaksi di atas bisa digambarkan sebagai berikut.

                                                                         H  = 66,4 kJ   2NO2(g)
                         N2(g)  +  2O2(g)






                                                   2NO(g)  + O2(g)
                       H = 180,5 kJ                                                                          H  = -114,1 kJ


                                            Gambar 2.11 Diagram siklus pembentukan NO2

                                                 H
                                               0   N2(g)  +  2O2(g)

                                                                                                 H2


                                                               2NO(g)  + O2(g)
                                                     H1
                                                                                            H3

                                                        2NO2(g)



                                            Gambar 2.12.  Diagram tingkat energi reaksi pembentukan NO2

                   Seperti pada contoh di atas, untuk reaksi secara langsung, reaksi berlangsung dalam satu

                   tahap  dan  untuk  reaksi  secara  tidak  langsung,  reaksi  berlangsung  dalam  2  tahap.
                   Perubahan entalpi yang dihasilkan pada reaksi  no 1 sama dengan perubahan entalpi pada

                   reaksi no 2 ditambah no3, H1  = H2  +  H3.



                3.  Penentuan Harga H Reaksi Berdasarkan Data H Pembentukan Standar
                            Perubahan entalpi reaksi bisa ditentukan dengan menggunakan data perubahan

                   entalpi pembentukan standar.     Zat-zat pereaksi dianggap mengalami reaksi penguraian
                   dan zat-zat hasil reaksi dianggap menggalami reaksi pembentukan.

                   Contoh:
                                                                      o
                   C2 H6(g)         2C(s)     +   3H2(g)        H1  =  H d C2H6(g)

                                                                                                        18
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23