Page 29 - Modul IPA Biologi Kelas VII Semester 1
P. 29
kalajengking, kepiting, lintah, Echitlodermata diawetkan dengan
formalin 5-8%, tergantung besar tubuhnya. Tumbuhan diawetkan
dengan menggunakan FAA (formalin, alkohol, asam asetat glasial).
Berikut adalah cara pembuatan preparat awetan basah :
a. Untuk vertebrata; bedah (seksi) terlebih dahulu binatang tersebut
untuk memperlihatkan organ dalam (usus, alat reproduksi). Cuci
dengan air bersih.
b. Suntik paha, usus, dan tengkorak dengan formalin 8%.
c. Letakkan hewan pada papan yang sesuai. Lekatkan dengan benang
atau kawat kecil. Aturlah posisinya agar tampak rapi dan
memudahkan pengamatan.
d. Masukkan hewan ke dalam stoples kaca bening.
e. Tuangkan larutan formalin (7-10%, tergantung ukuran tubuh) ke
dalam stoples. Usahakan seluruh tubuh hewan terendam atau
mencapai 2/3 wadah.
f. Tutup rapat dan beri isolasi agar kedap udara.
g. Beri label/ keterangan tentang nama hewan, tanggal pembuatan, dan
nama pembuat.
h. Simpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
D. Membuat Awetan Kering
Awetan kering tumbuhan disebut herbarium, sedang awetan
insekta disebut insektarium. Hewan vertebrata dapat diawetkan dengan
25

