Page 249 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 249

Bab 4 Gaya




                         lebih besar untuk mengubah kecepatan benda. Makin besar massa maka
                         benda  makin  lembam.  Itulah  penyebabnya  bahwa  kita  sangat  sulit
                         mendorong benda yang memiliki massa lebih besar darimapa benda yang
                         memiliki massa lebih kecil.



































                  Gambar  4.1.  Isaac  Newton  dan  gambar  sampul  buku  Philosophiae  Naturalis  Principia  Mathematica
                  (en.wikipedia.org)



                         Sir Isaac Newton (1642-727) adalah salah seorang ilmuwan terhebat yang pernah
                         lahir di bumi. Ia adalah peletak dasar kinematika dan dinamika benda-benda di
                         alam semesta yang merupakan hukum utama untuk menjalaskan gerak benda di
                         alam  maupun  benda  buatan  manusia.  Newton  juga  merupakan  perumus  teori
                         gravitasi universal yang menyatakan bahwa benda-benda di alam semesta saling
                         tarik-manarik.  Antara  bintang-bintang,  planet-planet,  dan  satelit-satelit  terjadi
                         tarik menarik yang menyebabkan alam semesta dalam keadaan stabil. Newton juga
                         merumuskan teori optik dan sejumlah teori fisika lainnya yang digunakan hingga
                         saat  ini.  Newton  juga  peletak  dasar  ilmu  kalkulus,  yang  merupakan  landasan
                         utama matematika modern yang diterapkan di semua bidang ilmu. Buku tulisan
                         Newton  yang  berjudul  Philosophiae  Naturalis  Principia  Mathematica      yang
                         diterbitkan tahun 1687 dalam bahasa Latin merupakan buku terbaik yang pernah
                         dihasilkan manusia hingga saat. Tetapi jangan dibandingkan dengan kitab suci.
                         Kitab suci adalah firman Tuhan yang tetap lebih tinggi derajatnya dibandingkan
                         karya manusia.




                                                            235
   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254