Page 252 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 252

Bab 4 Gaya





                                                       
                                             v   dm   m a                                  (4.3)
                                                dt



                                   Tampak  dari  persamaan  (4.3)  bahwa  besarnya  gaya  bergantung
                          pada laju perubahan massa dan percepatan benda. Ini adalah hukum II
                          Newton  yang  paling  umum,  berlaku  untuk  benda  yang  mengalami
                          perubahan  massa  maupun  tidak.  Jika  masa  benda  berkurang  selama
                          gerakan  maka  dm/dt  bernilai  negatif  dan  menghasilkan  besaran  yang
                          arahnya  kebalikan  dari  kecepatan.  Ini  berakibat  suku  kedua  makin
                          menambah nilainya ke arah sejajar dengan kecepatan. Dengan perkataan
                          lain percepatan benda makin besar dalam arah sejajar kecepatan. Karena
                          percepatan memiliki arah yang sama dengan kecepatan maka kecepatan
                          benda makin besar lagi. Dengan perkataan lain, makin berkuranya massa
                          akan menyebabkan percepatan dalam arah kecepatan makin besar.

                                   Khusus  untuk  benda  yang  memiliki  massa  konstan  maka
                           dm /dt    0   sehingga  persamaan  (4.3)  berubah  menjadi  persamaan  yang
                          sudah sangat akrab dengan kita, yaitu


                                        
                                   F   m a                                                   (4.4)



                          Perlu  juga  diperhatikan  bahwa  gaya  pada  persamaan  (4.1)  atau  (4.4)
                          adalah gaya total. Jika pada benda bekerja sejumlah gaya maka semua
                          gaya  tersebut  harus  dijumlahkan  terlebih  dahulu.  Gaya  total  hasil
                          penjumlahan itulah yang digunakan dalam persamaan (4.1) atau (4.4).




                          Hukum III Newton

                                   Hukum  ini  mengungkapkan  keberadaan  gaya  reaksi  yang  sama
                          besar  dengan  gaya  aksi,  tetapi  berlawanan  arah.  Jika  benda  pertama
                          melakukan  gaya  pada  benda  kedua  (gaya  aksi),  maka  benda  kedua
                          melakukan  gaya  yang  sama  besar  pada  benda  pertama  tetapi  arahnya
                          berlawanan (gaya reaksi)

                                   Jika  kamu  mendorong  dinding  dengan  tangan,  maka  pada  saat
                          bersamaan dinding mendorong tanganmu dengan gaya yang sama tetapi
                          berlawanan arah (Gambar 4.2). Bumi menarik tubuh kamu dengan gaya
                          yang  sama  dengan  berat  tubuhmu,  maka  pada  saat  bersamaan  tubuh
                          kamu juga menarik bumi dengan gaya yang sama besar tetapi berlawanan

                                                            238
   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257