Page 267 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 267

Bab 4 Gaya




                                   
                                         i 
                                   a   a x ˆ  a y ˆ j



                          Jika kita terapkan hukum II Newton maka maka kita dapatkan



                                                                 ˆ
                                                ˆ
                                                                         ˆ
                                   (F  W  sin )i  (N  W  cos ) j  m ( i  a y ˆ ) j       (4.21)
                                                                       a
                                                                        x

                          Selanjutnya kita samakan suku yang mengandung vector satuan sejenis
                          sehingga diperoleh



                                   F  W sin    ma                                          (4.22)
                                                    x



                                   N  W cos   ma                                           (4.23)
                                                    y

                                   Karena  benda  ditarik  searah  bidang  miring  maka  tidak  ada
                          gerakan dalam arah tegak lurus bidang miring. Akibatnya ay = 0. Dengan
                          demikian kita peroleh



                                   N  W  cos                                                (4.24)




                          Gerakan  hanya  terjadi  dalah  arah  sejajar  bidang  miring  dengan
                          percepatan



                                        F  W sin 
                                   a                                                         (4.25)
                                    x
                                             m



                                   Sekarang  kita  tinjau  ketika  gaya  F  tidak  sejajar  bidang,  seperti
                          yang diilustrasikan dalam Gambar 4.15. Benda ditarik dengan gaya F yang


                                                            253
   262   263   264   265   266   267   268   269   270   271   272