Page 388 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 388
Bab 5 Kerja dan Energi
kA cos( ) t A sin( ) t
kA cos( ) t sin( ) t
Contoh 5.7
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata di Kabupaten Purwakarta
merupakan salah satu sumber jaringan listrik interkoneksi Jawa-Bali
(Gambar 5.17 kiri). PLTA tersebut memiliki 8 turbin yang digerakkan oleh
air. Tiap turbin didorong oleh air yang jatuh dari ketinggian 112,5 meter
dengan debit 135 m /detik. Massa jenis air adalah = 1.000 kg/m .
3
3
a) Berapa daya yang dihasilkan air ketika mencapai masing-masing
turbin?
b) Jika turbin dapat mengubah 85% energi air menjadi energi listrik,
berapakan daya listrik yang dihasilkan oleh masing-masing turbin.
c) Berapakah daya listrik total yang dihasilkan PLTA Cirata?
Jawab
a) Kita perhatikan satu turbin dulu. Volume air yang jatuh adalah 135
m /detik. Dengan demikian massa air yang jatuh adalah 135 1.000 =
3
135.000 kg/detik. Air jatuh dari ketinggian h = 112,5 meter, sehingga
energi yang dihasilkan air per detik (daya yang dihasilkan) adalah
135.000 g h = 135.000 10 112,5 = 1,52 10 joule/detik = 1,52
8
10 watt.
8
b) Daya listrik yang dihasilkan masing-masing turbin adalah 85% (1,52
10 watt) = 0,85 (1,52 10 watt) = 1,29 10 watt
8
8
8
c) Daya listrik total yang dihasilkan 8 turbin adalah 8 (1,29 10 watt) =
8
1,29 10 watt = 1,032 10 watt = 1,032 GW.
8
8
Kerja oleh Pembalab Sepeda. Ketika pembalab mengayuh sepeda,
mula-mula kerja yang dikeluarkan sangat besar. Lama-kelamaan kerja
yang dikeluarkan makin kecil dan pada akhirnya hampir tidak ada lagi
kerja yang dapat dikalukan karena telah kehabisan tenaga. Dari sejumlah
pengukuran yang dilakukan ternyata kerja yang dilakukan oleh pembalap
sepeda di saat-saat awal mengayuh dapat didekati dengan persamaan
[I.R.C. Nickling, Bikework, American Journal of Physics 51, 423 (1983)]
W (t ) W 0 1 exp( t /T 0 ) (5.29)
374

